• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Jumat, 23 Februari 2024

Pangandaran

34 Pelajar dan Santri Ikut Makesta IPNU-IPPNU Kecamatan Cigugur

34 Pelajar dan Santri Ikut Makesta IPNU-IPPNU Kecamatan Cigugur
Kegiatan Makesta Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, di Gedung Dakwah Desa Cimindi, Ciguru, yang berlangsung pada tanggal 9-10 September 2023. (Foto: NU Online Jabar/Sandy Rezkia)
Kegiatan Makesta Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, di Gedung Dakwah Desa Cimindi, Ciguru, yang berlangsung pada tanggal 9-10 September 2023. (Foto: NU Online Jabar/Sandy Rezkia)

Pangandaran, NU Online Jabar
Sebanyak 34 peserta yang terdiri dari pelajar dan santri mengikuti kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) yang diselenggarakan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran.


Para peserta yang terdiri dari 15 peserta putra dan 19 peserta putri itu mengikuti jalannya kegiatan Makesta yang diselenggarakan di Gedung Dakwah Desa Cimindi, Ciguru, yang berlangsung pada tanggal 9-10 September 2023.


"Kegiatan Makesta ini adalah gerbang awal menjadi anggota IPNU IPPNU, karena kita organisasi berbasis kaderisasi dan keterpalajaran, maka kaderisasi sangatlah penting, ketika kaderisasi berhenti maka matilah organisasi," ujar Ketua IPNU Ciguru, Asep Rifki Maulana Malik dalam sambutannya.


Sesuai visi Pangandaran, kata dia, yakni Pangandaran Juara Menuju Wisata Berkelas Dunia yang Berpijak pada Nilai Karakter Bangsa, ia mengajak generasi muda untuk siap menjadi agen of change yang siap menjadi bagian dari generasi emas bangsa, untuk menjadikan Pangandaran yang lebih berkelas dan mendunia.


Rais Syuriyah MWCNU Cigugur, KH Dadang berpesan untuk mulai berorganisasi dan mengenal NU sejak dini. “Kita harus ber-NU dari sejak dini, sehingga tidak ada paham-paham yang menyimpang dari landasan aqiqah Ahlussunah wal Jamaah An-Nahdiyyah,” tuturnya.


Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Asy'ariyul Muaawan, kiai Cep Bahrum Alawi berpesan kepada kader IPNU-IPPNU untuk menumbuhkan rasa keingintauan dengan cara banyak belajar. "Kita harus tanamkan rasa ingin tahu, rasa penasaran dengan cara belajar, dan harus ingat dalam sebuah proses pembelajaran pasti ada sebuah perjuangan, yang harus dibarengi dengan ketaqwaan,” katanya.


Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kecamatan Cigugur. “Ini adalah kegiatan yang sangat positif, karena sebuah Kaderisasi merupakan ujuk tombak dalam mempersiapkan regenerasi yang lebih berkualitas lagi, makanya ikutilah dengan khidmat dan jangan sampai tidak serius dalam mengikuti rangkaian kegiatan ini sampai tuntas,” ujar perwakilan Pemerintah Kecamatan Ciguru, Andhika.


Semetara, Kanit Polset Cigugur, Eko mengajak generasi muda untuk bersama-sama melawan kelompok-kelompok radikalisme dan pergaulan bebas yang dapat merusak moral anak bangsa.


“Seorang pelajar harus bisa memfilterisasi dari paham-paham radikalisme dan pergaulan bebas, makanya adanya kegiatan Makesta ini salah satu bentuk menguatkan ideologi rasa nasionalisme kita, karena salah satu materi Makesta ada materi Ke-indonesiaan dan Kebangsaa,” ujarnya.


Pewarta: Sandy Rezkia


Pangandaran Terbaru