• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Minggu, 23 Juni 2024

Nasional

Resmi Tetapkan Jadwal Libur Nasional Idul Fitri dan Cuti Bersama, Berikut Penjelasan Presiden RI

Resmi Tetapkan Jadwal Libur Nasional Idul Fitri dan Cuti Bersama, Berikut Penjelasan Presiden RI
Presiden RI, Joko Widodo. (Foto: Ss Yt Sekretariat Presiden).
Presiden RI, Joko Widodo. (Foto: Ss Yt Sekretariat Presiden).

Jakarta, NU Online Jabar
Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo mengumumkan bahwa pemerintah resmi menetapkan bahwa libur nasional Hari Raya Idul Fitri 1443 H pada tanggal 2 dan 3 Mei 2022. Selain itu pemerintah juga menetapkan cuti bersama Idul Fitri sebanyak empat hari, yaitu pada 29 April serta 4-6 Mei 2022.


Hal tersebut diungkapkan saat memberikan keterangan pers yang bertempat di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (6/4/2022).


“Pemerintah telah menetapkan libur nasional Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah pada tanggal 2 dan 3 Mei 2022, dan juga menetapkan cuti bersama Idul Fitri yaitu pada 29 April, 4, 5, dan 6 Mei 2022,” jelasnya seperti yuang dilansir dari nu.or.id.


Pria yang akrab disapa Jokowi tersebut juga menuturkan, masyarakat dapat memanfaatkan cuti bersama yang akan diatur lebih rinci melalui Keputusan Bersama menteri-menteri terkait ini, untuk bersilaturahmi dengan orang tua, keluarga, serta handai taulan di kampung halaman. Namun ia meminta agar masyarakat selalu waspada karena pandemi belum usai.


“Kita semua harus selalu waspada, bersegeralah melengkapi dengan vaksin booster, harus tetap menjalankan protokol kesehatan secara disiplin, dan harus selalu bermasker pada saat di tempat umum atau dalam kerumunan,” ujarnya.


Dalam kesempatan yang sama, Jokowi juga menyebut bahwa jumlah pemudik tahun ini diperkirakan mencapai 85 juta orang. Dari jumlah tersebut, pemudik dari Jabodetabek diperkirakan sekitar 14 juta orang dan yang akan menggunakan kendaraan pribadi diperkirakan sebanyak 47 persen. Pemerintah akan berupaya maksimal untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik tersebut.


“Tentunya, pemerintah akan bekerja keras untuk memberikan pelayanan yang maksimal agar para pemudik bisa menjalankan perjalanan dengan aman dan nyaman,” katanya.


Untuk diketahui, sebelumnya pada Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/4) Jokowi sudah meminta jajarannya untuk melakukan langkah persiapan ekstra. Secara khusus Presiden meminta jajaran Polri dibantu TNI dan Kementerian Perhubungan untuk menyiapkan jalannya mudik dengan baik.


“Jangan sampai keliru mempersiapkan jalur mudik yang baik, dan bisa meminimalisir kemacetan dan penumpukan arus mudik maupun arus balik nantinya. Harus mulai dihitung betul. Ini bisa, kalau yang saya tangkap di bawah, ini semuanya ini mau mudik semua. Jadi, persiapannya juga harus ekstra,” harapnya.


Editor: Muhammad Rizy Fauzi


Nasional Terbaru