• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Minggu, 23 Juni 2024

Nasional

Pameran Komite Hijaz: Perkuat Sejarah, Buka Jalan Khidmah NU di Abad Kedua

Pameran Komite Hijaz: Perkuat Sejarah, Buka Jalan Khidmah NU di Abad Kedua
Pameran Komite Hijaz: Perkuat Sejarah, Buka Jalan Khidmah NU di Abad Kedua
Pameran Komite Hijaz: Perkuat Sejarah, Buka Jalan Khidmah NU di Abad Kedua

Bandung, NU Online Jabar
Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Lembaga Ta'lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) PBNU akan menggelar Pameran Komite Hijaz dalam rangka 1 Abad NU. Kegiatan ini akan digelar di dua tempat secara bersamaan, yaitu Hotel Shangri-La Surabaya dan Pendopo Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Ahad-Senin (5-6/2/2023).


Ketua Lesbumi PBNU KH Jadul Maula menyampaikan bahwa pameran ini dilakukan memperkuat kesejarahan NU sekaligus membuka jalan khidmah NU di abad keduanya.


"Dalam rangka peringatan 1 abad NU ini, pameran foto dan dokumen Komite Hijaz bisa menjadi penanda dan tonggak historisnya," katanya pada Minggu (29/1/2023).


"Ini untuk menjadi bagian dari upaya menguatkan kembali ikatan dan dasar historis, sekaligus ungkapan syukur dan penghargaan kepada para ulama muassis Jam'iyyah NU atas khidmah mereka bagi agama, bangsa, dan dunia," lanjut Kiai Jadul.


Lebih jauh, Kiai Jadul juga menyampaikan bahwa Pameran Komite Hijaz dapat memberikan pengetahuan dan inspirasi untuk perjuangan NU di abad kedua dan seterusnya.


"Bagi generasi sekarang, yang jauh dari generasi para muassis (pendiri), pameran ini juga bisa menjadi sumber pengetahuan dan inspirasi bagi pengembangan khidmah ke-NU-an di abad mendatang," jelasnya.


Sebab, jelas Kiai Jadul, Komite Hijaz merupakan pintu pembuka gerakan NU di awal pendiriannya sehingga sangat erat hubungan keduanya.


"Bisa disebut Komite Hijaz ini merupakan program internasional-unggulan pertama Jam'iyyah NU, bahkan sekaligus menjadi "trigger" pendirian Jam'iyyah NU itu sendiri," ujarnya.


Kiai Jadul menjelaskan bahwa di dalam dokumen terbitan SNO tahun 1928, diceritakan ketika para ulama, kiai pesantren, bermaksud mengirimkan sendiri delegasi ke Makkah mengikuti Kongres Dunia Islam tahun 1926, disadari perlunya suatu organisasi resmi sebagai pengirim utusan yang akan menjadi payung hukum/dasar legalitas utusan.


"Yang kemudian disebut Komite Hijaz itu. Jadi sangat historis," terang Pengasuh Pondok Pesantren Kaliopak, Yogyakarta itu.


Pameran Komite Hijaz ini akan dibuka secara langsung oleh Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf pada Minggu (5/2/2023).


"Pameran ini insyaallah akan dibuka langsung oleh Ketum PBNU (KH. Yahya Cholil Staquf) dan akan memberikan pidato/sambutan pembukaan Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj (dalam konfirmasi)," katanya.


Kiai Jadul menyampaikan bahwa ada keinginan, ke depannya, pameran ini akan diselenggarakan keliling di beberapa kota. "Dan mudah-mudahan bisa diwujudkan pula rencana untuk membikin film-nya: Film Dokumenter Komite Hijaz," pungkasnya.


Editor: Abdul Manap
 


Nasional Terbaru