Home Nasional Warta Adrahi Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Muktamar Usai, JQHNU Jabar Gelar Syukuran dan Peringati Haul Gus Dur ke-12

Muktamar Usai, JQHNU Jabar Gelar Syukuran dan Peringati Haul Gus Dur ke-12
Muktamar Usai, JQHNU Jabar Gelar Syukuran dan Peringati Haul Gus Dur ke-12. (Foto: Yt NU Jabar Channel).
Muktamar Usai, JQHNU Jabar Gelar Syukuran dan Peringati Haul Gus Dur ke-12. (Foto: Yt NU Jabar Channel).

Bandung, NU Online Jabar
Kegiatan Jabar Bermunajat untuk Indonesia Sehat (Jamu Sehat) yang dilaksanakan secara virtual oleh Pengurus Wilayah Jam’iyyatul Qurra wal Huffadz (JQH) Nahdlatul Ulama (NU), Senin (3/1) malam, dalam rangka syukuran Muktamar ke-34 NU yang telah diselenggarakan di Lampung beberapa waktu lalu sekaligus memperingati Haul Gus Dur yang ke-12.

 

Ketua PW JQHNU Jawa Barat KH Cecep Abdullah Syahid mengatakan, kegiatan ini telah memasuki bulan ke-13.

 

“Tentunya kita bermohon kepada Allah agar apa yang kita laksanakan ini membuahkan rahmat membuahkan berkah dan kemanfaatan dan juga membuahkan doa untuk semua masyarakat Indonesia yang sekarang sedang masih dalam keadaan pandemic covid-19, Huruf perhuruf yang kita bacakan, rangkaian kalimat yang kita bacakan mudah-mudahan ini menjadi kebaikan kebaikan kita sekaligus menjadi doa untuk kita semua,” ujarnya.

 

Kiai Cecep mengutip hadits Nabi Muhammad SAW:

 

اِذَا خَتَمَ الْعَبْدُ الْقُرْآنَ صَلَّى عَلَيْهِ عِنْدَ خَتْمِهِ سِتُّوْنَ اَلْفِ مَلَكٍ

 

“Bahwa apabila mengkhatamkan al quran bagi seorang hamba Allah SWT Ketika mengkhatamkannya, maka Allah swt menurunkan malaikat untuk senantiasa mengampuni dosa perdosanya. Dan kemudian Allah SWT menurunkan rahmat untuk siapa saja yang mengkhatamkan Al-Quran,” jelasnya.

 

“Mudah-mudaha ini menjadi doa terkhusus untuk almarhum walmaghfurlah Gus Dur yang haul ke 12. dan Allah SWT memberikan Rahmat untuk kita semua,” tambah kiai yang akrab disapa Pangersa Bapak.

 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PWNU Jawa Barat KH Juhadi Muhmmad mengungkapkan, dengan keistiqamahan melaksanakan kegiatan munajat seperti ini, khususnya di Jawa Barat dan umumnya di Indonesia semakin berkah dengan bacaan Al-Quran. 

 

“Yang terpenting adalah bagaimana kegiatan jabar bermunajat ini bisa kita laksanakan setiap bulan, istiqamah, terus menerus. Sehingga keberkahan daripada Al-Quran ini akan berdampak kepada kita semua keberkahan dari Al-Quran,” ungkapnya.

 

Kiai Juhadi juga menuturkan, dengan membaca Al-Quran pula hati kitab isa dihidupkan oleh Allah SWT. Sehingga, melalui pembacaan Al-Quran, Hati bisa terus berdzikir.

 

“Kita selalu mengajak kepada semua warga Nahdlatul Ulama yang ada di Provinsi Jawa Barat tidak hanya terikat baca Al-Quran hanya di Jabar bermunajat saja, tapi setiap saat. Mudah-mudahan kita tidak akan melupakan Al-Quran dan selalu membaca al-Quran, sehingga nanti di yauqmil qiyamah akan memberikan syafaat kepada kita semua,” tuturnya.

 

Selain itu, Kiai yang juga selaku pimpinan Pondok Pesantren Hidayatutholibiin juga mengucapkan selamat Hari Amal Bakti (HAB) untuk Kementerian Agama (Kemenag) yang ke-76.

 

“Mudah-mudahan dengan usianya yang ke 76 ini Kementerian agama khususnya di Provinsi Jawa Barat pengabdiannya kepada negara bangsa agama, semakin maju, keikhlasannya juga semakin bertambah, sehingga apa yang dilakukan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT,” tandasnya.

 

Pewarta: Muhammad Rizqy Fauzi

Terkait

Nasional Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×