• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Selasa, 18 Juni 2024

Nasional

HAJI 2024

Hindari Kepadatan dan Demi Kesehatan, Jamaah Haji Diimbau Laksanakan Umrah Wajib Pukul 9 Pagi atau 10 Malam

Hindari Kepadatan dan Demi Kesehatan, Jamaah Haji Diimbau Laksanakan Umrah Wajib Pukul 9 Pagi atau 10 Malam
Kadaker Makkah Khalilurrahman (berpeci) bertemu dengan jamaah yang akan melaksanakan umrah wajib di pelataran Masjidil Haram (Foto: kemenag)
Kadaker Makkah Khalilurrahman (berpeci) bertemu dengan jamaah yang akan melaksanakan umrah wajib di pelataran Masjidil Haram (Foto: kemenag)

Bandung, NU Online Jabar
Jamaah haji Indonesia diimbau untuk melaksanakan ibadah umrah wajib pada pukul 22.00 atau 09.00 Waktu Arab Saudi (WAS), demi menjaga kesehatan dan menghindari kepadatan. Imbauan ini dipicu oleh kondisi cuaca yang ekstrem di Kota Makkah, dengan suhu mencapai 42 derajat Celsius.


“Kami mengimbau, bagi jamaah haji tiba di hotel Makkah pada pukul 06.00 – 17.00 WAS untuk dapat melaksanakan umrah wajib pada pukul 22.00 WAS,” ungkap Kepala Daker Makkah Khalilurrahman di Makkah, seperti dikutip dari laman resmi kemenag, Senin (27/5/2024).


Sementara bagi jamaah yang tiba di hotel Makkah pada pukul 18.00 – 05.00 WAS, dapat melaksanakan umrah wajib pada pukul 09.00 WAS. “Imbauan ini sekali lagi kami sampaikan dalam rangka menjaga kesehatan jamaah dan menghindari kepadatan di Masjidil Haram,” tegas Khalil.


Dengan pengaturan jadwal tersebut, diharapkan jamaah juga punya cukup waktu untuk beristirahat sebelum melaksanakan umrah wajib. “Paling tidak ada jeda minimal empat sampai lima jam setelah jamaah tiba untuk beristirahat terlebih dahulu. Tidak perlu buru-buru melakukan umrah wajib setibanya di Makkah, tapi pastikan kondisi tubuh sudah fit dan siap melaksanakan ibadah tersebut,” ujar Khalil.


Pemilihan jam tersebut juga bertujuan menghindarkan jamaah dari kondisi cuaca terik yang kerap terjadi di Makkah. “Cuaca di Kota Makkah saat siang hari bahkan dalam beberapa hari ini bisa menembus suhu 42 sampai 43 derajat celcius. Ini cukup ekstrim jika dibandingkan cuaca sehari-hari di Indonesia. Bahkan nanti saat puncak masa haji diperkirakan akan menembus 50 derajat celcius,” papar Khalil.


Khalil meminta imbauan ini dapat dijadikan pedoman bagi seluruh petugas maupun jamaah haji Indonesia. “Untuk petugas kloter dan petugas sektor saya minta bantu untuk mengawasi agar imbauan ini dapat dipatuhi. Harap diingat, keselamatan jamaah menjadi prioritas kita bersama,” tandasnya.
 


Nasional Terbaru