• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Kamis, 22 Februari 2024

Kota Cimahi

Hari Pahlawan Nasional, Wakil Katib Syuriah PCNU Cimahi Ajak Masyarakat Teladani Semangat Juang Para Ulama dan Santri 

Hari Pahlawan Nasional, Wakil Katib Syuriah PCNU Cimahi Ajak Masyarakat Teladani Semangat Juang Para Ulama dan Santri 
Hari Pahlawan Nasional, Wakil Katib Syuriah PCNU Cimahi Ajak Masyarakat Teladani Semangat Juang Para Ulama dan Santri 
Hari Pahlawan Nasional, Wakil Katib Syuriah PCNU Cimahi Ajak Masyarakat Teladani Semangat Juang Para Ulama dan Santri 

Kota Cimahi, NU Online Jabar
Salah seorang Wakil Katib Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Cimahi Kiai Acep Jamaludin mengatakan, lahirnya bangsa Indonesia sebagai sebuah negara yang merdeka tentu tidak terlepas dari peran dari proses perjuangan yang dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat yang terdiri dari banyak unsur kelompok sebagaimana terekam dalam catatan sejarah bangsa, termasuk didalamnya ada peran penting dari para ulama dan santri.


"Tentu, berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak begitu saja lahir sebagai suatu bangsa yang merdeka. Ada banyak perjuangan dan peristiwa panjang hingga tercetus pertempuran arek-arek Suroboyo pada 10 November 1945, dan hal itu juga merupakan hasil ijtihad dari para pahlawan termasuk didalamnya ada peran para ulama dan santri saat itu," ungkapnya saat di hubungi melalui Whatsapp, pada Jumat (11/11/2023).


Pria yang akrab disapa Kang Ajam tersebut juga mengungkapkan, bahwa peran para ulama dan santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia salah satunya dengan cara mengawinkan tradisi keislaman dan kepesantrenan menjadi kobaran api semangat melawan penjajah bersama dengan seluruh elemen masyarakat pada saat itu.


"Nah, pola pertempuran yang dilakukan oleh para ulama dan santri itu bukan fisik saja, tapi juga ada kekuatan keislaman dan tradisi-tradisi kepesantrenan didalamnya. Dari sanalah, kegigihan dan semangat juang para ulama dan juga para santri bisa ikut andil mewujudkan Indonesia merdeka,” tuturnya.


Pria yang juga pernah menjabat sebagai Ketua GP Ansor Kota Cimahi tersebut mengajak kepada semua masyarakat agar mampu meneruskan perjuangan kemerdekaan Indonesia dengan selalu mendoakan dan juga  bisa terus meneladani jasa-jasa para pahlawan yang telah mengorbankan segalanya demi NKRI.


“Jadi kalau Bung Karno dulu bilang Jas Merah, jangan sekali-sekali melupakan sejarah, maka sekarang kita lanjutkan menjadi Jas Hijau, jangan sekali-sekali hilangkan jasa ulama,” jelasnya.


"Mari kita jaga secara bersama-sama apa yang sudah diperjuangkan oleh para pendahulu kita. Sebab, keindahan negeri yang kita nikmati hingga detik ini adalah buah perjuangan para pahlawan yang didalamnya juga terdapat peran para ulama dan santri," tandas Kang Ajam.


Kota Cimahi Terbaru