• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Senin, 4 Maret 2024

Karawang

Hadiri Pelantikan MWCNU Kotabaru, Rais Syuriyah PWNU Jabar: Tiga Perkara Yang Harus Dimiliki Pengurus NU

Hadiri Pelantikan MWCNU Kotabaru, Rais Syuriyah PWNU Jabar: Tiga Perkara Yang Harus Dimiliki Pengurus NU
Hadiri Pelantikan MWCNU Kotabaru, Rais Syuriyah PWNU Jabar: Tiga Perkara Yang Harus Dimiliki Pengurus NU
Hadiri Pelantikan MWCNU Kotabaru, Rais Syuriyah PWNU Jabar: Tiga Perkara Yang Harus Dimiliki Pengurus NU

Karawang, NU Online Jabar
Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat, KH Abun Bunyamin mengungkapkan tiga perkara yang harus dimiliki oleh pengurus NU di setiap tingkatan. Hal tersebut diungkap saat memberikan taushiyah pada kegiatan Pelantikan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kotabaru yang bertempat di halaman Pondok Pessantren Al Muhajirin 6 Kabupaten Karawang, Sabtu (12/8/2023).


"Pengurus Nahdlatul Ulama harus memiliki tiga perkara ini dalam berkhidmah di Nahdlatul Ulama. Pertama pengurus NU mesti memiliki waktu, apa yang dapat pengurus lakukan bila dirinya tidak memiliki waktu untuk aktif di Nahdlatul Ulama. Maka memberikan segenap waktu yang dimilikinya untuk NU adalah syarat utama," jelas Kiai Abun dalam tausiyahnya.


Kedua, sambung kiai Abun, pengurus NU harus memiliki konsep. Kiai Abun menilai, memiliki waktu saja tidak cukup, mesti memiliki konsep untuk kegiatan dan dobrakan yang perlu dilakukan Nahdlatul Ulama.


"Tentunya konsep dan dobrakan yang sejalan dengan akidah Ahli Sunah Wal Jamaah An Nahdliyah,"


Ketiga, sambung Kiai yang juga selaku Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muharijin tersebut menjelaskan, pengurus harus memiliki modal atau materil.


"Bahwa pengurus memiliki kemampuan finansial untuk membantu Nahdlatul Ulama," tandasnya.


Selain itu, kiai Abun juga memberi pesan bahwa pengurus NU jangan henti-hentinya menjaga keutuhan NKRI. "NKRI itu harga mati, siapapun yang menganggu keutuhan NKRI, maka Nahdlatul Ulama yang pertama melawannya," pungkasnya.


Sebagai informasi, pada Konferensi MWC Kotabaru, KH Wardi Kusuma terpilih sebagai Rais Syuriyah dan KH Denis Vikri terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah MWCNU Kotabaru masa khidmah 2023-2028. Hadir dalam kesempatan tersebut Rais Syuriah PWNU Jawa Barat KH Abun Bunyamin, Katib Syuriah PWNU Jawa Barat KH Ade Fatahillah, Mustasyar PCNU Kabupaten Karawang, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Karawang KH Zenal Arifin, Sekretaris PCNU Kabupaten Karawang H Deden Permana, serta banom dan lembaga NU dilingkungan Kotabaru


Pewarta: Riki Baehaki


Karawang Terbaru