• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Rabu, 21 Februari 2024

Kabupaten Cirebon

KH Muhammad Sirojudin Sebut NU Organisasi yang Penuh Berkah

KH Muhammad Sirojudin Sebut NU Organisasi yang Penuh Berkah
Wakil Katib Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon, KH Muhammad Sirojuddin saat memberikan sambutan di acara Silaturahmi dan Kunjungan Kerja (SKK) Zona Barat 1 pada Ahad (3/9/2023). (Foto: NU Online Jabar/Sofhal Adnan)
Wakil Katib Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon, KH Muhammad Sirojuddin saat memberikan sambutan di acara Silaturahmi dan Kunjungan Kerja (SKK) Zona Barat 1 pada Ahad (3/9/2023). (Foto: NU Online Jabar/Sofhal Adnan)

Cirebon, NU Online Jabar
Wakil Katib Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon, KH Muhammad Sirojuddin menyebut bahwa NU merupakan organisasi yang penuh dengan keberkahan.


"Jadi siapa pun yang dekat dan khidmat ke NU, insyaallah akan mendapat keberkahan," ujarnya saat memberikan sambutan di acara Silaturahmi dan Kunjungan Kerja (SKK) Zona Barat 1 pada Ahad (3/9/2023).


Dalam acara yang berlangsung di SDN 2 Suranenggala Kulon itu, Kiai Sirojuddin juga menyebut bahwa NU merupakan jamiah yang sangat besar. "Siapa yang mendekat dan berkhidmat ke NU, maka insyaallah ia akan menjadi besar," kata Kiai Sirojuddin.


"Yakinkan hati kita bahwa pilihan kita untuk berkhidmah di NU ini tidak salah, ini merupakan pilihan yang sangat tepat," imbuhnya.


Ia mengatakan, kegiatan SKK ini sebagai bentuk untuk mengingatkan semangat NU di tingkat kecamatan maupun desa. "Melalui SKK ini mari kita kuatkan kembali khidmat kita di NU, jangan kendor," imbaunya.


Kiai Sirojuddin menjelaskan, NU didirikan oleh para wali. Menurutnya, tidak sembarang orang bisa mendirikan NU. "NU ini proses berdirinya panjang. Para pendiri butuh waktu lama meminta petunjuk ke Mbah Kholil Bangkalan," ucap dia.


Lebih lanjut, Kiai Sirojuddin menjelaskan, dalam mendirikan NU, para pendiri diiringi dengan riyadlah atau tirakat. "Beliau para pendiri itu tirakat bertujuan agar NU terus lestari sepanjang masa," katanya.


"Bahasa ngurip-ngurip NU saya kira kurang tepat, yang tepat itu berkhidmat di NU," jelas dia.


Melalui kegiatan SKK ini, Kiai Sirojuddin meminta kepada segenap jajaran pengurus MWC maupun Ranting untuk kembali memantapkan khidmatnya.


"Semangat pantang mundur! Program yang sudah ada harus dilaksanakan, jika belum, silakan menyusun program untuk kemudian dieksekusi," tandasnya.

 

Pewarta: Sofhal Adnan


Kabupaten Cirebon Terbaru