• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Kamis, 23 Mei 2024

Kabupaten Bogor

Safari Ramadhan Pengurus LTNNU Jabar Sambangi Pondok Pesantren Nur Azkia

Safari Ramadhan Pengurus LTNNU Jabar Sambangi Pondok Pesantren Nur Azkia
Safari Ramadhan Pengurus LTNNU Jabar ke Pondok Pesantren Nur Azkia
Safari Ramadhan Pengurus LTNNU Jabar ke Pondok Pesantren Nur Azkia

Bogor, NU Online Jabar
Pengurus Lembaga Ta'lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Jawa Barat, yang diwakili oleh Kang Hadi Hasan, melaksanakan kunjungan ke Pondok Pesantren Nur Azkia Bantarjaya, di Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, dalam rangka menjalankan safari Ramadhan dengan tujuan memperkenalkan program santri melek digital, Selasa (26/3/24).


Pada kesempatan tersebut, Kang Hadi mengungkapkan pentingnya bulan Ramadhan, yang dianggap mulia dan penuh berkah, sebagai waktu yang tepat bagi para santri untuk terus meningkatkan keterampilan dalam bermedia sosial dan literasi digital.


"Santri yang keren yakni mereka yang memiliki skill dalam literasi digital dan juga bermedsos. Santri menjadi juru dakwah menebar kemaslahatan dan kemanfaatan untuk umat," ujarnya


Lebih lanjut, Kang Hadi menekankan bahwa santri tidak hanya perlu menguasai kitab kuning dan keterampilan berbicara di depan publik (muhadharah), tetapi juga harus sesuai dengan perkembangan zaman.


"Santri yang akan berjaya di masa depannya yakni mereka yang ikhlas belajar mengabdikan diri kepada Kiai dan menguasai literasi digital serta bermedsos," jelasnya. 


Dalam tanggapannya, Ajengan Anom Nurfiq, yang mewakili pesantren, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan silaturahmi dari pengurus LTNNU Jawa Barat ke Pondok Pesantren Nur Azkia.


"Terima Kasih LTNNU Jabar dapat hadir di pondok ini. Perlu diketahui ta'lif asal kata dari allafa, yuallifu, ta'lifan bermakna menulis atau mencatat. Ketika Ta'lif Dilandasi dakwah di media sosial maka hal itu menjadi wajib. Mereka dapat berdakwah di medsos jadi generasi emas dan kelak Jadi ahli Surga," jelas ajengan yang juga pengurus PAC Ansor Rancabungur itu.


Menindaklanjuti program santri melek digital yang di sosialisasikan oleh LTNNU Jabar, Ajengan Anom kelahiran Cianjur ini akan segera menyiapkan beberapa santri terpilihnya untuk menjadi kader aktifis media center yang handal menguasai literasi digital karena menurutnya menjadi kebutuhan di zaman ini. 


"Santri harus menjaga tradisi baik dan mengambil sesuatu yang baru yang lebih baik serta mengembangkan dengan berkreasi. Santri harus menjadi kader aswaja annanhdliyah. Kuasai medsos menjadi media dakwah santri," ungkapnya. 


Pewarta: Abdul Mun'im Hasan
 


Kabupaten Bogor Terbaru