Home Nasional Warta Kuluwung Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Jualan Manisan Demi Ikut Kaderisasi IPPNU

Jualan Manisan Demi Ikut Kaderisasi IPPNU
Rishda Marsya Putri, santriwati Pesantren Al-Ittihad Cianjur yang bersemangat menjadi anggota IPPNU. (Dok. Humas Al-Ittihad)
Rishda Marsya Putri, santriwati Pesantren Al-Ittihad Cianjur yang bersemangat menjadi anggota IPPNU. (Dok. Humas Al-Ittihad)

Cianjur, NU Online Jabar

Rishda Marsya Putri santriwati kelas XII SMK Pondok Pesantren Al-Ittihad Cianjur adalah sosok pekerja keras. Selain tekun belajar, jiwa wirausahanya sudah dipupuk sejak belia. Ia ikut berjualan manisan milik orangtuanya, untuk menyelesaikan pendidikan dan mengikuti semua kegiatan. Di antara aktivitas yang ia senangi ialah bergabung dalam IPPNU. Rishda tercatat mengikuti Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) PK IPPNU yang diadakan belum lama ini. 

"Saya bantu orangtua membuat manisan lalu menjualnya ke warung dan toko terdekat," ujar Rishda kepada NU Online Jabar (6/11).

Terkadang, lanjut Rishda, orangtuanya mendapat pesanan dan mengirim manisan ke luar kota seperti Sukabumi, Jakarta dan Tasikmalaya. Manisan merupakan oleh-oleh khas Cianjur yang terbuat dari buah pala, belimbing, ceremai, anggur, kiwi, pepaya, nanas. Buah-buahan ini kaya akan serat dan vitamin yang baik untuk kesehatan tubuh.
Semangat juang tinggi Rishda dalam berjualan manisan sama halnya dengan semangatnya dalam mengikuti kaderisasi patut diapresiasi dan ditiru oleh santri yang lainnya.

Pembina PK IPPNU Al-Ittihad Siti Jamilah menyampaikan bahwa Rishda adalah kader militan yang dalam setiap status media sosialnya penuh dengan ajakan agar aktif berkegiatan di IPPNU.

"Ya Rishda sejauh yang saya lihat memang aktif berkegiatan di IPPNU maupun di pengajian pesantren," tambah Siti Jamilah.

Di tempat terpisah, instruktur Makesta Wandi Ruswannur merasa bangga terhadap semangat Rishda yang aktif mengikuti kaderisasi IPPNU. Dia berharap, semangat Rishda ini dapat diikuti oleh santri yang lain. Menurutnya, ghirah belajar dan berjuang semacam ini, sebagai upaya untuk memperkuat akidah, amaliyah, fikrah dan harokah Nahdlatul Ulama (NU). 

Editor: Iip Yahya
 

Terkait

Daerah Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×