• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Selasa, 16 April 2024

Daerah

Cegah Radikalisme Meluas, Bupati Garut: Kader NU Akan Saya Fasilitasi Motor untuk Dakwah

Cegah Radikalisme Meluas, Bupati Garut: Kader NU Akan Saya Fasilitasi Motor untuk Dakwah
Bupati Garut, H Rudi Gunawan. (Foto: M Salim).
Bupati Garut, H Rudi Gunawan. (Foto: M Salim).

Garut, NU Online Jabar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Garut gelar Peringatan hari lahir Nahdlatul Ulama ke-99 secara Hijriyah di Aula Kantor PCNU Garut Jalan Suherman No. 117 Kecamatan Tarogong Kaler, Kamis (17/2)

 

Peringatan harlah tersebut dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lengkap, diantaranya Bupati Garut H Rudi Gunawan, Kepala Kemenag Garut H Cece Hidayat, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Garut KH Sirojul Munir, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Garut, Kapolres yang diwakili oleh Kepala Bagian Operasional (Kabag OPS), Perwakilan Dandim 0611 Garut, serta perwakilan pemerintahan lainnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Garut H Rudi Gunawan dalam sambutannya berjanji akan memberikan operasional berupa kendaraan roda dua dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Garut. 

 

"Hal ini saya lakukan mengingat maraknya penyebaran faham radikalisme dan intoleran di Kabupaten Garut sehingga dengan memberikan bantuan kendaraan operasional tersebut, faham radikal tersebut bisa di cegah dengan mobilitas dakwah kader NU di daerah," katanya.

 

Iapun berharap agar paham radikal yang berawal dari Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) di Garut bisa di hindari oleh masyarakat, mengingat mereka menipu masyarakat dengan ajakan untuk menggunakan hukum dari Al-Qur'an dan Al-Hadits namun kenyataannya bertolak belakang dengan hukum yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadits itu sendiri.

 

"Bukti dari penyimpangan tersebut, dapat dlihat dari pemahaman mereka yang mengkafirkan masyarakat yang belum masuk kedalam golongan mereka,  walaupun itu orangtua dan guru mereka sendiri," ujarnya.

 

Dari bantuan yang akan diberikan tersebut Kata Rudi, semoga dakwah ulama NU mampu melawan kelompok Islam Bai’at yang sudah masuk ke daerah perkotaan, salah satunya kasus 59 pemuda warga Sukamenteri Kecamatan Garut Kota yang masuk kedalam islam bai’at. 

 

"Padahal secara jarak dari Pusat Pemerintahan Kabupaten, Kodim 0611, Polres, dan PCNU Garut hanya sekitar dua kilometer, tapi kita bisa kecolongan dengan masuknya 59 pemuda warga menjadi bagian dari NII, semoga tidak terulang," ucap Rudi.

 

Rudi berkomitmen dengan semua Forkopimda untuk menegakan hukum bagi siapa saja, termasuk Aparat Sipil Naegara (ASN) yang terlibat dalam gerakan kelompok NII tersebut untuk di tindak secara tegas menurut hukum yang berlaku.

 

Lanjutnya, Rudi menuturkan bahwa NU merupakan cikal bakal berdirinya Indonesia, dimana ia menyadari bahwa pada harlah NU yang ke-99 ini, usianya melebihi dari hari kemerdekaan Indonesia, dan sejatinya NU menjadi  garda dalam mempertahankan NKRI. 

 

"Sehingga sangat wajar kalau tidak terdengar ada apa-apa (masalah) dari NU, kalaupun ada apa-apa, NU menjadi penyejuk dalam hal tersebut," tuturnya.

 

"NU harus selalu memberi jalan lurus bagi masyarakat, karena sekarang banyak penipuan dengan kedok agama. Seperti halnya ustadz-ustadz yang menawarkan NII, kemudian juga ustadz pencabul santrinya di Bandung. Mereka semua menipu dengan penampilan. Saya berharap besar dari NU untuk memperbaiki citra ulama dari hal-hal demikian," pungkasnya.

 

Selain fasilitas Motor, ia juga berjanji untuk memberikan fasilitas internet di semua desa yang masih terhambat dengan jaringan, sehingga kedepan akses layanan internet tidak lagi terkendala.

 

Pewarta: Muhammad Salim
Editor: Abdul Manap


Daerah Terbaru