• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Senin, 26 Februari 2024

Cianjur

Musim Penghujan, LPBI NU Cianjur Imbau Masyarakat Waspada Bencana

Musim Penghujan, LPBI NU Cianjur Imbau Masyarakat Waspada Bencana
Musim Penghujan, LPBI NU Cianjur Imbau Masyarakat Waspada Bencana
Musim Penghujan, LPBI NU Cianjur Imbau Masyarakat Waspada Bencana

Cianjur, NU Online Jabar
Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI-NU) Kabupaten Cianjur menghimbau dan meminta masyarakat untuk tetap waspada mengantisipasi adanya bencana di puncak musim hujan.


Ketua LPBI NU Kabupaten Cianjur, Hilman Firmansyah menuturkan, masyarakat harus lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan khususnya di daerah yang berpotensi rawan terjadinya bencana alam, yaitu dengan cara mengenali perubahan cuaca dan kondisi alam lingkungan sekitar, guna mengurangi dampak yang ditimbulkan bila secara tiba tiba terjadi bencana alam.


"Sejumlah wilayah termasuk di Kabupaten Cianjur kerap diguyur hujan deras dalam beberapa hari terakhir hingga menimbulkan banjir dan longsor di sejumlah titik," katanya kepada media NU Jabar Online melalui pesan singkat Whatsapp, pada hari Sabtu (10/02/2024).


Secara khusus dirinya menyebutkan, bahwa cuaca ekstrem yang melanda sejumlah lokasi di Cianjur menyebabkan terjadinya bencana seperti banjir, angin kencang hingga longsor yang kini sudah terjadi harus sama-sama diwaspadai.


"Karena curah hujan yang cukup besar, kami juga menghimbau agar masyarakat bersama-sama bergotong royong untuk membersihkan selokan yang ada di lingkungannya masing-masing jangan sampai ada sampah berserakan," ujar Hilman menuturkan dengan lugas.


Selain itu, pihaknya dalam hal ini LPBI NU Cianjur meminta Pemkab untuk melakukan normalisasi di beberapa titik sungai terutama yang menyebabkan banjir di tahun sebelumnya dan melakukan penebangan pohon yang berpotensi runtuh yang membahayakan pengguna jalan.


"Dengan adanya normalisasi sungai, mudah-mudahan ini bisa membuat aliran air menjadi lebih lancar dan tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, utamanya tidak lagi terjadi banjir di Kabupaten Cianjur," imbuhnya menutup pernyataan dengan nada penuh harap.


Sementara itu di tempat terpisah, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menyampaikan melalui keterangan tertulis, perihal informasi peringatan dini curah hujan tinggi dan berpotensi banjir di sejumlah wilayah di Indonesia.


"Di mana hingga Dasarian III Januari 2024 lebih dari 70 % wilayah Indonesia sudah memasuki musim hujan. Untuk periode awal Februari 2024, wilayah yang memiliki potensi curah hujan tinggi dengan klasifikasi awas terjadi di wilayah Sulawesi Selatan," bebernya.


Pada musim hujan, ia menghimbau kepada masyarakat agar mengambil tindakan preventif untuk menjaga kondisi dengan mengkonsumsi makanan dan vitamin, menggunakan pakaian hangat, sedia payung atau jas hujan ketika beraktivitas di luar ruangan, dan menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sehingga terhindar dari penyebaran penyakit di musim penghujan.


"Selain itu, pantau terus informasi mengenai cuaca dan iklim melalui situs resmi dan media sosial BMKG di Instagram, Tiktok, Facebook, dan yang lainnya perihal Info BMKG," tandasnya.


Cianjur Terbaru