• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Rabu, 21 Februari 2024

Nasional

KH Zulfa Mustofa: Ulama NU Tidak Akan Habis Selama Masih ada Pondok Pesantren 

KH Zulfa Mustofa: Ulama NU Tidak Akan Habis Selama Masih ada Pondok Pesantren 
Wakil Ketua PBNU, KH Zulfa Mustofa. (Foto: Riki Baehaki).
Wakil Ketua PBNU, KH Zulfa Mustofa. (Foto: Riki Baehaki).

Subang, NU Jabar Online
Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Zulfa Mustofa menyebut bahwa ulama NU tidak akan habis selama masih ada pondok pesantren. Hal tersebut disampaikan kiai Zulfa dalam kegiatan peringatan milad ke-19 Pondok pesantren (Ponpes) At Tawazun kabupaten Subang, Minggu (14/3).


“Nahdlatul Ulama tidak akan habis memproduksi ulama selama pondok pesantren masih ada,” jelas kiai Zulfa.


PBNU merasa senang, sambung kiai Zulfa, melihat pondok pesantren maju. Karena, NU itu pesantren dan yang membangun NU itu para ulama pesantren, pondok pesantren yang mengajarkan aqidah Ahlussunah wal Jamaah.


Menurutnya, para ulama NU itu menyebarkan akidah Ahli Sunnah Wal Jamaah seperti yang diajarkan oleh para Nabi dan Sahabat. Kiai Zulfa juga beramanat agar kita jangan meninggalkan ilmu salaf.


“NU itu moderat, tidak ekstrim kiri atau ekstrim kanan. NU itu proporsional, toleran. NU itu terbuka dengan budaya,” jelas kiai Zulfa.


Dalam tausiyahnya, kiai Zulfa juga membacakan dan menjelaskan syair yang dibuatnya khusus untuk ponpes At Tawazun. Dalam bait syair yang dibuatnya, kiai Zulfa pun menerangkan dengan apik ponpes At Tawazun yang dipimpin oleh kiai Musyfiq tersebut.


“Saya diminta kiai Musfiq untuk membuat syair untuk At Tawazun yang tengah milad yang ke-19 ini. Alhamdulillah saya buatkan 5 bait syair untuk At Tawazun,” jelas kiai Zulfa.


Perlu diketahui, kiai Zulfa Mustafa merupakan salah satu ulama NU yang mahir membuat syair berbahasa arab, termasuk mahir dalam mengarang kitab berbahasa arab. Karya terbaru beliau yang diterbitkan belum lama ini adalah kitab biografi Syekh Nawawi Al Bantani yang disusun dalam syair berbahasa arab.


Ponpes yang didirikan pada tahun 2003 tersebut dipimpin oleh KH Musfiq Amrullah yang juga merupakan salah seorang pengurus NU, tepatnya menjabat sebagai Wakil Katib di PWNU Jawa Barat.
 

Pewarta: Riki Baehaki
Editor: Muhammad Rizqy Fauzi


Nasional Terbaru