• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Senin, 4 Maret 2024

Kota Bandung

Kopri Kota Bandung Bedah Buku Demokrasi Indonesia, Bahas Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan

Kopri Kota Bandung Bedah Buku Demokrasi Indonesia, Bahas Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan
Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri) Kota Bandung menggelar bedah buku karya Pdt. Victor Rembeth berjudul Demokrasi Indonesia: Persimpangan Antara Pluralisme Agama dan Politik Negara, di Gedung Dakwah PWNU Jawa Barat, Jumat (24/11/2023). (Foto: NU Online Jabar)
Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri) Kota Bandung menggelar bedah buku karya Pdt. Victor Rembeth berjudul Demokrasi Indonesia: Persimpangan Antara Pluralisme Agama dan Politik Negara, di Gedung Dakwah PWNU Jawa Barat, Jumat (24/11/2023). (Foto: NU Online Jabar)

Bandung, NU Online Jabar
Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri) Kota Bandung menggelar bedah buku karya Pdt. Victor Rembeth berjudul Demokrasi Indonesia: Persimpangan Antara Pluralisme Agama dan Politik Negara, di Gedung Dakwah PWNU Jawa Barat, Jumat (24/11/2023).


Bedah buku yang dipandu Khonsa Azzahra Aktivis Kopri itu mengundang sejumah narasumber di antaranya OD Sariningsih dari Gereja Kristen Pasundan, Pdt Victor Rembeth (Penulis Buku), dan Dr. Neng Hannah dari Pimpinan Wilayah Fatayat NU Jabar.


Dalam kesempatan tersebut, Victor Rembeth menjelaskan bahwa buku ini memperkenalkan pemikiran Th Sumartana, seorang tokoh berpengaruh yang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap demokrasi dan kebebasan beragama di Indonesia. 


Ia menambahkan, fokus utama buku adalah menggambarkan secara mendalam pandangan Th Sumartana mengenai kebebasan beragama dan berkeyakinan (KBB) dalam konteks demokrasi Indonesia.


Sementara itu, Ketua Kopri Kota Bandung Putri meyakini bahwa buku ini memiliki kualitas tinggi, memberikan gambaran yang jelas dan mendalam tentang pandangan Th Sumartana mengenai KBB dalam konteks demokrasi Indonesia. 


“Penulis, Pdt Victor Rembeth, secara sistematis, komprehensif, dan objektif menganalisis pemikiran Th Sumartana, mengaitkannya dengan konteks sejarah, sosial, politik, dan budaya yang melatarbelakanginya,” ujarnya.


Putri mengatakan, beda buku ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kader Kopri tentang pemikiran Th Sumartana, seorang tokoh besar yang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap demokrasi dan kebebasan beragama di Indonesia. 


“Saya berharap para peserta, khususnya Kader Kopri Kota Bandung dapat memahami  pemikiran Th Sumartana terkait demokrasi Indonesia dan Pluralisme Agama,” sambungnya.


Selain itu, diharapkan adanya pembangunan jaringan dan kerja sama antara kader Kopri dengan berbagai pihak terkait isu-isu agama, negara, dan demokrasi. 


“Kolaborasi dengan penulis buku, penanggap buku, lembaga penerbit, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, dan organisasi kemahasiswaan diharapkan dapat menghasilkan pertukaran informasi, pengalaman, dan gagasan, serta berkontribusi pada perbaikan tata kelola negara dengan pemikiran kritis,” ujarnya.


Terakhir, Kopri Kota Bandung berkomitmen untuk mengawal dan mengkritisi kebijakan publik yang berkaitan dengan kepentingan perempuan, khususnya dalam isu pendidikan, sosial, kemanusiaan, agama, dan demokrasi.


Putri mengungkapkan bahwa Kopri Kota Bandung juga berencana melakukan berbagai kegiatan aksi, demonstrasi, dan kampanye sebagai bentuk tuntutan dan desakan kepada pemerintah serta lembaga-lembaga terkait agar dapat menjamin dan melindungi hak-hak perempuan dalam kebijakan-kebijakan publik. 


“Aksi ini bertujuan untuk mendorong adopsi kebijakan yang mendukung kesetaraan gender, memberikan perlindungan terhadap hak-hak perempuan, dan memastikan bahwa kebijakan yang diimplementasikan memperhatikan aspirasi dan kepentingan perempuan dalam berbagai aspek kehidupan sosial, ekonomi, dan politik,” terangnya.


Ia berharap aksi tersebut dapat menciptakan perubahan positif dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu-isu gender.


Sebagai informasi, kegiatan bedah buku ini digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun Kopri PMII yang ke-56.


Pewarta: Agung Gumelar


Kota Bandung Terbaru