• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Selasa, 27 Februari 2024

Kota Bandung

Konsolidasi Jaringan Ulama Perempuan Jabar Tegaskan Perannya Dalam Peradaban Berkeadilan dan Kemanusiaan

Konsolidasi Jaringan Ulama Perempuan Jabar Tegaskan Perannya Dalam Peradaban Berkeadilan dan Kemanusiaan
Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) bersama Rahima menyelenggarakan Konsolidasi Jaringan Ulama Perempuan Jawa Barat dengan mengusung tema Mengawal Implementasi Fatwa Kongres Ulama Perempuan (KUPI), Rabu (8/11/2023). (Foto: NU Online Jabar/Abdul Majid)
Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) bersama Rahima menyelenggarakan Konsolidasi Jaringan Ulama Perempuan Jawa Barat dengan mengusung tema Mengawal Implementasi Fatwa Kongres Ulama Perempuan (KUPI), Rabu (8/11/2023). (Foto: NU Online Jabar/Abdul Majid)

Bandung, NU Online Jabar
Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) bersama Rahima menyelenggarakan Konsolidasi Jaringan Ulama Perempuan Jawa Barat dengan mengusung tema Mengawal Implementasi Fatwa Kongres Ulama Perempuan (KUPI), Rabu (8/11/2023).


Direktur Rahima Pera Sopariyanti mengatakan, konsolidasi merupakan upaya untuk mengawal gerakan Rahima dan KUPI untuk membumikan Islam Rahmatan lil alamiin, yang adil dan beradab pada semua manusia terutama pada perempuan. 


“Konsolidasi ini dilakukan dalam merespons isu-isu aktual  terkini di Jawa Barat terutama dalam merespons situasi politik menjelang pemilu 2024,” ujar Pera Pera dalam sambutannya.


Pera menambahkan, konsolidasi juga menjadi perhatian besar Rahima dalam merawat dan memperkuat gerakan, serta menjadi ruang untuk saling berdiskusi, memperkuat jaringan antar sesama Ulama Perempuan dengan jaringan masyarakat sipil yg ada di Jawa Barat. 


“Konsolidasi kali diharapkan delapan isu yang diangkat di KUPI 1 dan 2 dapat dikawal dengan baik untuk dibawa ke ruang khidmah masing-masing dan berkolaborasi dengan jaringan masyarakat sipil yang mempunyai perhatian yang sama,” imbuhnya. 


Merespons hal tersebut, Kang Wawan dari Lakpesdam NU Jawa Barat menekankan dalam topik pembahasannya, Peta Persoalan Perempuan dengan Ragam Identitas di Jawa Barat menjelaskan, pemetaan masalah perempuan di Jawa Barat ini amat sangat penting dan genting.


Menurutnya, diperlukan gerakan secara berkala dalam mendiskusikan serta merumuskan solusi terkait persoalan-persoalan perempuan khususnya, kemanusiaan, kebangsaan, dan keagamaan.


“JAKATARUB itu adalah akronim dari “Jaringan Kerja Antar Umat Beragama” yang tujuannya ialah menghadirkan toleransi dan kerukunan antar umat beragama, dengan pengenalan yang mendalam antara satu sama lain,” terang Kang Wawan, selaku inisiator JAKATARUB (Jaringan Kerja Antar Umat Beragama). 


“Jaringan ini menekankan pergerakannya pada bidang budaya dan penguatan kesadaran masyarakat,” tegasnya.


Perhelatan acara Konsolidasi Jaringan Ulama Perempuan Jawa Barat diselenggarakan di Shafa Function Room, Noor Hotel, Jalan Madura No. 6, Kota Bandung Jawa Barat selama satu hari penuh sejak pukul 08.00 s.d 16.00 WIB.


Hal yang menarik bagi seluruh yang hadir dalam kegiatan Konsolidasi Jaringan Ulama Perempuan Jawa Barat, adanya pembagian buku-buku terbitan dari Rahima dan KUPI  adapun Swara Rahima adalah Media Islam untuk hak-hak perempuan. Swara Rahima hadir sebagai media cetak dan elektronik.


Pewarta: Abdul Majid Ramdhani


Kota Bandung Terbaru