• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Senin, 27 Mei 2024

Kabupaten Sukabumi

Kisah Risnawati, Guru Inspiratif RA Al-falah yang Mengabdikan Dirinya Selama 9 Tahun

Kisah Risnawati, Guru Inspiratif RA Al-falah yang Mengabdikan Dirinya Selama 9 Tahun
Kisah Risnawati, Guru Inspiratif dari RA Al-falah yang Mengabdikan Dirinya Selama 9 Tahun (Foto: istimewa)
Kisah Risnawati, Guru Inspiratif dari RA Al-falah yang Mengabdikan Dirinya Selama 9 Tahun (Foto: istimewa)

Sukabumi, NU Online Jabar 
Di balik dinding-dinding kelas Raudhatul Athfal (RA) Al-falah, yang terletak di Nagrak, Cisolok, Sukabumi, tersimpan sebuah kisah inspiratif yang telah melintasi sembilan tahun pengabdian. Risnawati (39), seorang guru yang dengan penuh dedikasi mendedikasikan dirinya di lembaga pendidikan Islam anak usia dini ini, menggambarkan setiap hari sebagai sebuah perjalanan yang sarat dengan pengalaman dan pembelajaran yang menginspirasi.


Menurut Risnawati, semangatnya dalam mengajar berasal dari rasa cinta dan dedikasi yang tulus kepada para muridnya. "Melihat mereka tumbuh dan berkembang adalah hadiah terbesar bagi saya," ujarnya penuh semangat.


Salah satu momen paling berkesan dalam karir mengajarnya adalah ketika ia melihat para muridnya mampu menunjukkan kemampuan yang luar biasa di bidang masing-masing. "Itu adalah bukti nyata dari nilai-nilai yang saya berikan," tambahnya.


Meskipun sibuk mengajar di sekolah dan di pengajian, Risnawati tetap menjalankan peran sebagai istri dan ibu dengan penuh tanggung jawab. "Saya percaya bahwa pembelajaran guru tidak pernah berhenti," katanya sambil tersenyum.


Baginya, pendidikan bukan hanya soal akademis, tetapi juga tentang membentuk karakter anak-anak. "Peran guru sangatlah penting untuk membentuk karakter anak, supaya menjadi anak yang berakhlaqul karimah," paparnya.


Risnawati terus mengembangkan dirinya sebagai seorang guru dengan aktif mengikuti pelatihan dan seminar pendidikan serta terlibat dalam kolaborasi dengan rekan-rekan sejawat. Baginya, pembelajaran guru tidak pernah berhenti.


"Saya melihat perkembangan teknologi sebagai peluang untuk meningkatkan pengalaman belajar anak-anak. Saya terus belajar dan beradaptasi dengan teknologi baru agar dapat mengintegrasikannya secara efektif dalam pembelajaran." tuturnya.


Harapan Risnawati untuk masa depan pendidikan anak-anak di Indonesia adalah agar setiap anak mendapatkan akses terhadap pendidikan berkualitas dan kesempatan untuk mengembangkan potensi mereka sepenuhnya. Ia berharap pendidikan dapat menjadi motor perubahan positif dalam masyarakat.
 
Pewarta: Irfan Fauzi


Kabupaten Sukabumi Terbaru