• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Selasa, 16 April 2024

Kabupaten Bogor

Buka Program HAJAR, KH Qosim Arsyadani Dorong Santri Kuasai Literasi Digital

Buka Program HAJAR, KH Qosim Arsyadani Dorong Santri Kuasai Literasi Digital
Kegiatan Halaqoh Jurnalistik Santri dan Pelajar (HAJAR) LTNNU Kabupaten Bogor bersama JATMAN Online di Pondok Pesantren Darul Irsyad Sasak Panjang, Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Sabtu (23/9/2023). (Foto: NU Online Jabar/Abdul Mun'im Hasan)
Kegiatan Halaqoh Jurnalistik Santri dan Pelajar (HAJAR) LTNNU Kabupaten Bogor bersama JATMAN Online di Pondok Pesantren Darul Irsyad Sasak Panjang, Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Sabtu (23/9/2023). (Foto: NU Online Jabar/Abdul Mun'im Hasan)

Bogor, NU Online Jabar
Lembaga Ta'lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kabupaten Bogor sedang berupaya untuk menumbuhkan generasi melek literasi digital di kalangan pelajar. Gagasan tersebut terwujud dalam program Halaqoh Jurnalistik Santri dan Pelajar (HAJAR).


Program ini merupakan kerja sama antara LTNNU Kabupaten Bogor bersama Jam'iyyah Ahlith Thariqah al-Mu'tabarah an-Nahdliyyah (JATMAN) Online yang terselenggara di Pondok Pesantren Darul Irsyad Sasak Panjang, Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Sabtu (23/9/2023).


Kegiatan dibuka Pimpinan Pesantren Darul Irsyad Sasak Panjang, Dr KH Qosim Arsyadani. "HAJAR bukan kata yang asing bagi kita semua, kisah yang diabadikan hingga kita semua dapat mengenal perjuangan seorang ibu untuk anaknya, dialah Siti Hajar, ibunda dari Nabi Ismail as, kita harus berjuang, berusaha," ujarnya.


Ketua Jurusan Hukum Pidana Islam (HPI) di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu juga mengatakan hendaknya memiliki karya tulis sebelum meninggal (Wala tamutunna ilaa waantum kaatibun). 


"Kata yang memotivasi agar kita berusaha untuk melahirkan karya tulis, ulama kita dahulu, dan kita mengenal melalui tulisan mereka, Hadratus Syaikh KH Hasyim Asyari dan lainnya," ungkap Kiai Qosim yang juga pengamal Thariqah TQN. 


Kiai Qosim kemudian membacakan Surat Al-Qolam, yang dimaksudkan untuk mendorong agar para santri mau berusaha untuk menulis. 


نۤ ۚوَالْقَلَمِ وَمَا يَسْطُرُوْنَۙ مَآ اَنْتَ بِنِعْمَةِ رَبِّكَ بِمَجْنُوْنٍ


“Nun. Demi pena dan apa yang mereka tuliskan. Dengan karunia Tuhanmu engkau (Muhammad) bukanlah orang gila.”


"Kita mendapatkan nikmat yang luar biasa berita Al-Qur'an yang tertulis. Mari bersungguh-sungguh untuk dapat berkarya dari tulis-menulis," tutupnya. 


Hal senada juga disampaikan oleh Ketua MWCNU Tajur Halang KH Syihabuddin, keberperanan medsos dapat menjadi wasilah untuk berdakwah. 


"HAJAR menjadi wasilah keterbukanya wawasan bagi para santri, santri yang termotivasi untuk menghasilkan karya tulis, peliputan berita, Intinya semoga kegiatan senantiasa  diridhoi allah SWT," ucapnya. 


Pada saat yang sama Abdul Hakim selaku Koordinator Program HAJAR dari LTN NU Kab Bogor berterima kasih kepada Pimpinan Darul Isyad. 


"Terima kasih tak terhingga kepada keluarga besar Pondok Pesantren Darul Irsyad sehingga terlaksananya program HAJAR, semoga menjadi wasilah dalam menumbuhkan tunas-tunas penggores pena di Jam'iyah Nahdlatul Ulama," pungkasnya. 


Pada program halaqoh ini menghadirkan Kang Mun'im dari Jatman Online dengan materi penulisan berita. Adapun pemateri literasi digital disampaikan oleh Kang Hakim. 


Program HAJAR diikuti oleh 40 santri MTs dan MA Darul Irsyad, perwakilan dari MWCNU, PRNU Sasak Panjang, PRNU Citayam. Kegiatan diawali dengan pembacaan Tilawah Al-Qur'an dilanjutkan dengan lagu Indonesia Raya dan Mars Yalal Wathon. 


Pewarta: Abdul Mun'im Hasan


Kabupaten Bogor Terbaru