Home Nasional Warta Kuluwung Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Hadroh Irmas Islamic Center Indramayu Iringi Pengantin di Ponpes Kempek Cirebon

Hadroh Irmas Islamic Center Indramayu Iringi Pengantin di Ponpes Kempek Cirebon
Hadroh Irmas Islamic Center Indramayu Iringi Pengantin di Ponpes Kempek Cirebon. (Foto: Moh Fajrur R).
Hadroh Irmas Islamic Center Indramayu Iringi Pengantin di Ponpes Kempek Cirebon. (Foto: Moh Fajrur R).

Indramayu, NU Online Jabar
Pernikahan sepasang pengantin di Pondok Pesantren Khas Kempek, Cirebon pada Jumat (8/7) turut dimeriahkan grup dari Hadroh Ikatan Remaja Masjid (Irmas) Islamic Center Indramayu. Semarak hadroh tersebut hadir dalam acara resepsi pernikahan Ustadz Rohmat dan Isma bertempat di Blok Kempek Lor, Desa Kempek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon.


Ustadz Rohmat merupakan Khodim Pengasuh Pondok Pesantren Kempek, KH Muhammad Musthofa Aqil Siroj, sedangkan Isma adalah putri dari Sukim dan Uus, warga Desa Kempek, Kecamatan Gempol. 


Hadroh Irmas Islamic Center Indramayu dipilih untuk tampil karena sudah banyak terdengar di kalangan Ponpes Kempek bahwa salah satu alumnusnya, yakni Faozi, yang merupakan vokalis Hadroh Irmas tersebut. Diketahui, ia pernah menjuarai perlombaan hadroh se-Kabupaten Indramayu yang diselenggarakan oleh Griya Amal H.Suwarto dari Pabean, Indramayu. 


Dalam kegiatan pernikahan tersebut, mempelai juga memberikan sepatah dua patah kata ucapan terima kasihnya kepada pihak terkait yang sudah membantu, salah satunya kepada Irmas Islamic Center Indramayu yang dipimpin kader Nahdlatul Ulama dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Arif.


“Terima kasih Bapak, terima kasih Ibu yang sudah mengajari kami, semoga kelak kami berdua bisa mewujudkan harapan orang tua untuk menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah,” katanya.


“Kepada anggota Hadroh Irmas Islamic Center, kami juga sangat berterima kasih karena sudah sudah ikut serta syiar di pernikahan kami dengan musik dan lagu lagu religi,” sambungnya. 


Hadroh tak lepas dari sejarah dakwah Islam. Makna hadroh dari segi bahasa diambil dari kalimat bahasa Arab yakni hadhoro, yuhdhiru, hadhron, atau hadhrotan yang berarti kehadiran. Namun kebanyakan hadroh diartikan sebaga irama yang dihasilkan oleh bunyi rebana.


Dari segi istilah, hadroh menurut tasawuf adalah suatu metode yang bermanfaat untuk membuka jalan masuk ke hati karena orang yang melakukan hadroh dengan benar, akan terangkat kesadarannya akan kehadiran Allah dan Rasul-Nya. Seni ini memiliki semangat cinta kepada Allah dan Rasul-Nya. Tidak ada yang tahu persis, kapan datangnya musik hadroh di Indonesia, namun musik yang lebih populer dengan istilah terbangan (rebana- bahasa Jawa) tersebut tak lepas dari sejarah perkembangan dakwah Islam para Wali Songo.


Ketua Irmas Islamic Center Indramayu, Arif, buka suara mengenai hadroh tersebut.


"Hadroh selalu menyemarakkan acara-acara Islam seperti peringatan Maulid Nabi, Tabligh Akbar, anugerah tahun baru Hijriah, dan peringatan hari-hari besar Islam lainnya. Sampai saat ini hadroh telah berkembang pesat di masyarakat Indonesia sebagai musik yang mengiringi pesta pernikahan, sunatan, kelahiran bayi, acara festival musik Islami dan dalam kegiatan ekstrakulikuler di sekolah, pesantren, remaja masjid, dan majelis ta'lim,” ucap Arif yang juga Kepala Sekretariat dan Marks (Kasetma) Banser Indramayu.


Pewarta: Moh. Fajrur Rohman
​​​​​​​Editor: Muhammad Rizqy Fauzi

Terkait

Indramayu Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×