Home Nasional Warta Kuluwung Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Gerakan Ideologisasi, PMII STKIP NU Gelar Sekolah Aswaja

Gerakan Ideologisasi, PMII STKIP NU Gelar Sekolah Aswaja
Gerakan Ideologisasi, PMII STKIP NU Gelar Sekolah Aswaja. (Foto: Dewi RJ).
Gerakan Ideologisasi, PMII STKIP NU Gelar Sekolah Aswaja. (Foto: Dewi RJ).

Indramayu, NU Online Jabar
Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sekolah Tinggi Nahdlatul Ulama (STKIP NU) Indramayu menggelar Sekolah Aswaja selama dua hari terhitung pada 22-23 Juli 2022 yang bertempat di Yayasan Darul Ma'arif Indramayu. Kegiatan tersebut diikuti oleh Mahasiswa STKIP NU Indramayu sebagai bagian dari pada gerakan ideologisasi kampus yang digaungkan oleh PMII.


Wakil Ketua I bidang Kaderisasi PMII STKIP NU Indramayu, Abdul Mufid menjelaskan, PMII akan selalu menjadi benteng radikalisme.


''Mahasiswa adalah kaum yang merdeka, namun kemerdekaan akan selalu selaras dengan nilai-nilai yang sudah dibangun oleh tokoh pendiri bangsa, PMII akan turut ambil bagian dalam doktrinisasi aswaja, agar Mahasiswa tidak terkontaminasi,'' ungkapnya. 


Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua III bidang Kemahasiswaan Muji Zain Naufal menyampaikan, kontribusi mahasiswa Nahdlatul Ulama harus bisa dirasakan untuk seluruh lini kemasyarakatan. Menurutnya, adanya sekolah Aswaja ini diharapkan membekali pemikiran mahasiswa sehingga kontribusi mahasiswa menjadi hal yang nyata dirasakan oleh masyarakat sehingga ideologisasi Ahlussunnah Wal Jamaah juga diteruskan oleh kaum intelektual.


Selain itu, Majelis Pembina Komisariat Sulkhi Abdullah menyampaikan dalam sambutannya, kampus yang merupakan sentrum pemikiran mahasiswa yang dinilai memiliki nalar kritis yang lebih tinggi daripada yang lain harus selalu memiliki gagasan tentang gerakan ideologi kampus.


"STKIP NU Indramayu adalah kampus dengan gerakan ideologisasi paling masif di Kabupaten Indramayu. Kenyataan bahwa radikalisme juga mengorbankan kaum intelektual maka harus ada doktrinisasi yang lebih kuat yang diperuntukkan untuk mahasiswa,'' ungkapnya. 


Sebagai informasi, Sekolah Aswaja adalah kaderisasi Non formal PMII yang dilakukan oleh Rayon (tingkat fakultas) atau komisariat (tingkat perguruan tinggi). Hal ini dilakukan mengingat banyaknya paham-paham menyimpang yang dibidik kepada mahasiswa yang menjadi garda paling depan dalam membentengi radikalisme dilingkungan kampus yang memerlukan kajian mendalam terkait paham Aswaja sebagai ideologi. 


Pewarta: Dewi Raudlatul Jannah
Editor: Muhammad Rizqy Fauzi

Terkait

Indramayu Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×