Home Nasional Warta Kuluwung Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Kiai Zakky Jelaskan Nasihat Rasulullah bagi Pemuda yang Ingin Sukses 

Kiai Zakky Jelaskan Nasihat Rasulullah bagi Pemuda yang Ingin Sukses 
Pemuda (Ilustrasi-freepik)
Pemuda (Ilustrasi-freepik)

Jakarta, NU Online Jabar

Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Zakky Mubarak menjelaskan nasihat dari Rasulullah Saw bagi pemuda yang ingin sukses.


Kiai Zakky menceritakan ketika anak-anak muda datang pada Rasulullah Saw untuk meminta nasihat supaya sukses dalam kehidupannya.


“Nabi tidak berikan nasihat panjang lebar. Nabi katakan ﻻ تغضب (laa taghdob), kamu jangan marah, kamu jangan sikap emosional katanya,” kata Kiai Zakky melalui akun Facebooknya, Zakky Mubarak Syamrakh, Kamis (6/1).  


Anak muda itu tidak puas dengan jawaban Nabi yang singkat, dia meminta lagi.


“Kata Nabi laa taghdob, laa taghdob, laa taghdob, sampai tiga kali. Nah mengapa? Nabi menjawab itu, karena jika orang itu bisa mengendalikan emosinya pasti sukses, kalau orang itu gagal mengendalikan emosinya atau amarahnya dia akan tercampakan dalam lembah kehinaan,” terangnya.


Nabi Muhammad menegaskan bahwa memerangi hawa nafsu merupakan jihad yang paling sempurna.


“Di tegaskan oleh nabi من جاهد نفسه (man jahada nafsahu), jihad yang paling utama, yang paling sempurna adalah jihad dalam rangka memerangi hawa nafsu sendiri,” ujar Kiai Zakky.


Salah satu kelompok atau golongan kata Kiai Zakky, yang akan memperoleh naungan dari Allah Swt di hari kiamat pada saat tidak ada naungan kecuali naungannya adalah wa syaabun nasyaa fi ibadatillah


“Itu adalah anak-anak muda yang tumbuh, berkembang beribadah kepada Allah. Di usia mudanya rajin beribadah, rajin menghadiri ta’lim, rajin belajar dengan baik, dan menyelesaikan sekolahnya dengan baik, ini adalah kelompok yang istimewa,” tuturnya.


“Mengapa istimewa? umumnya anak-anak muda itu banyak berhura-hura, banyak membuang waktu, arahnya gak jelas,” sambungnya.


Tetapi jika ia rajin beribadah, punya visi ke depan yang sangat baik, dan ia gunakan waktunya untuk yang paling bermanfaat, “Anak-anak muda yang seperti ini dia telah mampu mengendalikan hawa nafsunya,” tambah Kiai Zakky.


Menurut Kiai Zakki sukses tidaknya seseorang itu, tergantung bagaimana dia bisa mengendalikan hawa nafsunya atau tidak. “Kalau dia bisa mengendalikan hawa nafsunya dengan baik, ia pasti akan sukses. Tetapi kalau dia dikendalikan oleh hawa nafsunya maka ia akan gagal,” pungkasnya.


Pewarta: Abdul Manap

Hikmah Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×