• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Kamis, 30 Mei 2024

Garut

Makam Syekh Rohmat Suci Raden Prabu Kian Santang Jadi Lokasi Puncak Peringatan HSN 2023 MWCNU Karangpawitan Garut

Makam Syekh Rohmat Suci Raden Prabu Kian Santang Jadi Lokasi Puncak Peringatan HSN 2023 MWCNU Karangpawitan Garut
Makam Syekh Rohmat Suci Raden Prabu Kian Santang Jadi Lokasi Puncak Peringatan HSN 2023 MWCNU Karangpawitan Garut
Makam Syekh Rohmat Suci Raden Prabu Kian Santang Jadi Lokasi Puncak Peringatan HSN 2023 MWCNU Karangpawitan Garut

Garut, NU Online Jabar
Hari Santri Nasional (HSN) 2023 masih diperingati masyarakat Indonesia. Seperti yang dilakukan oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul (MWCNU) Kecamatan Karangpawitan-Garut, rencananya akan menggelar pelaksanan HSN tingkat kecamatan di makam keramat Syekh Rohmat Suci atau yang dikenal Raden Prabu Kiansantang di Kampung Godog, Desa Lebak Agung, Kecamatan Karangpawitan, Ahad (5/11/2023) mendatang pada pukul 08.00 WIB sd selesai. 


Mengenai hal itu, Sekretaris MWCNU Karangpawitan M Didin Saepul Hayat menginformasikan jumlah warga yang akan terlibat dalam kegiatan HSN. Menurutnya, per 1 November 2023 sebanyak 2.300 warga telah siap untuk mengikuti peringatan HSN.


"Hingga saat ini, sudah ada 2.300 warga yang mengkonfirmasi  akan hadir dalam perayaan peringatan HSN MWCNU Karangpawitan di makam Raden Prabu Kiansantang Godog. Jumlah ini belum fiks, diperkirakan hingga hari pelaksanaan, ribuan jemaah masih akan terus bertambah," ucapnya saat dihubungi NU Online Jabar, Rabu (1/11/2023). 


Kang Didin menjelaskan pemilihan makam Raden Prabu Kiansantang sebagai tempat gelaran puncak HSN 2023 di lingkungan wilayah MWCNU Karangpawitan disebabkan karena Raden Prabu Kiansantang merupakan penyebar agama Islam pertama di tanah Pasundan. Ia menilai Raden Prabu Kiansantang juga merupakan pancuh teladan moral bagi masyarakat Kabupaten Garut. 


"Tidak hanya itu, bahkan di tingkat nasional, Raden Prabu Kiansantang tercatat sebagai muassis/penggerak Islam Nusantara. Ia juga  menjadi inspirator bagi para penggerak NU di seluruh Nusantara" tandasnya. 


Sebagai informasi, kegiatan HSN ini akan diikuti oleh seluruh pengurus MWCNU Karangpawitan, 18 Pengurus Ranting NU tingkat desa, 32 pondok pesantren, 5 majelis taklim, serta lembaga dan badan otonom NU di lingkungan wilayah Kecamatan Karangpawitan. 


Kegiatan akan diawali dengan kumpul jemaah di Lapangan Nagrog. Setelah semua jemaah dipastikan sudah beregistrasi, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelepasan pemberangkatan jemaah oleh Rais Syuriah dan Forkopimcam Kecamatan Karangpawitan.


Setiba di areal komplek makam Raden Prabu Kiansantang, acara dimulai dengan diawali pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan shalawat, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars subhanul wathon, sambutan-sambutan, pembacaan ikrar santri dan resolusi jihad, tawassul dan shalawat nariyah, mahalul qiyam , doa, dan terakhir buka timbel bersama-sama. 


Garut Terbaru