• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Senin, 4 Maret 2024

Depok

Sambangi Pesantren Al-Hamidiyah Depok, LAZISNU PBNU Tinjau Program Pesantren Hijau dan Praktik 3R Santri

Sambangi Pesantren Al-Hamidiyah Depok, LAZISNU PBNU Tinjau Program Pesantren Hijau dan Praktik 3R Santri
Sambangi Pesantren Al-Hamidiyah Depok, LAZISNU PBNU Tinjau Program Pesantren Hijau dan Praktik 3R Santri
Sambangi Pesantren Al-Hamidiyah Depok, LAZISNU PBNU Tinjau Program Pesantren Hijau dan Praktik 3R Santri

Depok, NU Online Jabar
Pondok Pesantren Al Hamidiyah Sawangan Kota Depok menerima kunjungan Tim Program Pesantren Hijau NU Care-LAZISNU Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam kegiatan peresmian AHA Green House dan Peninjauan Projek Pesantren Hijau serta Madrasah Ristek, pada Kamis (9/11/2023). Dalam kesempatan tersebut, sejumlah peserta didik mulai dari santri/siswa SD IT, MTs, SMP IT, dan MA Al-Hamidiyah mempresentasikan penerapan prinsip 3R, yaitu Reduce (kurangi), Reuse (gunakan kembali), dan Recycle (daur ulang) yang menjadi bagian dari konsep program Pesantren Hijau.


Adapun prinsip 3R yang diterapkan untuk seluruh warga pesantren, madrasah dan sekolah di lingkungan Ponpes Al-Hamidiyah antara lain; Reduce dengan penerapan penggunaan tumblr dan boks makan, mematikan AC dan listrik setelah digunakan; Reuse dengan pembuatan taman indah dan trash to treasure dengan mengubah sampah botol, bekas galon air, dan sampah saset menjadi ecobrick dan pot bunga; Recycle dengan praktik mengumpulkan sampah botol.


Tidak hanya itu, para santri menampilkan karya dari program Pesantren Hijau dan Madrasah Ristek. Di antaranya Green Projects berupa kompos, eco-enzym, prototipe alat penjernih air sederhana, tes unsur hara, dan lubang biopori, kemudian Aromatherapy Candle Project yang berasal dari minyak jelantah, hingga berbagi pengalaman menanam pohon dan mengajak sesama untuk menyayangi bumi dengan menggunakan bahasa inggris.


Para santri mempresentasikan karyanya di hadapan para guru, orang tua, dan tamu undangan. Najma Aqeela Musthafa dan Zantika Aisyah Zaki, dua siswi dari kelas XI IPA MA Al-Hamidiyah berhasil membuat IoT (Internet of ThingsKit Smart Farming Project, yang merupakan aplikasi untuk memfasilitasi orang-orang yang gemar berkebun namun tidak memiliki banyak waktu untuk menyiram tanamannya setiap hari.


Menanggapi hal tersebut, Ketua Badan Pengawas Yayasan Al-Hamidiyah H Moch Sutjahyo pun mengapresiasi setiap karya para santri yang dipresentasikan. Menurutnya, upaya menjaga lingkungan bisa dimanfaatkan untuk bisnis. 


“Kalau tidak mulai dari sekarang kita akan merasakan dampak buruknya (lingkungan) nanti. Ini terobosan yang sangat bagus sekali selain untuk menjaga lingkungan ini juga bisa menjadi ladang bisnis. Saya ucapkan selamat kepada semua santri yang telah berkarya,” tuturnya.


Sementara itu, salah seorang perwakilan orangtua siswa, Tatu menyebut dirinya sangat senang karena anak-anak bisa belajar untuk menjaga lingkungan.


“Anak-anak di sini sudah belajar konsep 3R, program ini sangat bermanfaat anak-anak bisa belajar untuk menjaga bumi,” tuturnya melansir laman NU Online, Kamis (9/11/2023). 
 

Selain itu, Bendahara Program Pesantren Hijau NU Care-LAZISNU PBNU, Dinny Farwita mengatakan bahwa Pesantren Al-Hamidiyah sebagai salah satu pilot percontohan program Pesantren Hijau telah sukses dan sangat layak menjadi prototipe bagi pesantren-pesantren lain.


“Sebagai salah satu pesantren percontohan untuk program Pesantren Hijau, Al-Hamidiyah layak menjadi prototipe dan semoga bisa menular ke pesantren lainnya,” ujar Dinny.


Menurutnya, kesadaran dan sikap cinta lingkungan para santri Ponpes Al-Hamidiyah tidak perlu diragukan lagi. “Di sini, nggak perlu disuruh lagi, santrinya sudah ada kesadaran untuk menjaga lingkungan,” tandasnya.


Depok Terbaru