• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Rabu, 21 Februari 2024

Depok

Hadiri PKKMB, Habib Luthfi bin Yahya Ajak Mahasiswa UI Bangun dan Jaga Indonesia

Hadiri PKKMB, Habib Luthfi bin Yahya Ajak Mahasiswa UI Bangun dan Jaga Indonesia
Habib Luthfi bin Yahya: Mari Kita Bangun dan Jaga Indonesia. (Foto: Ss Yt UI).
Habib Luthfi bin Yahya: Mari Kita Bangun dan Jaga Indonesia. (Foto: Ss Yt UI).

Depok, NU Online Jabar
Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang diselenggarakan oleh Universitas Indonesia (UI) Kota Depok pada Senin (8/8), turut mengundang Rais ‘Aam Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyyah (JATMAN) Maulana Habib Luthfi bin Yahya. Dalam kesempatan tersebut, Habib Luthfi menyambut mahasiswa baru tahun ajaran 2022/2023 dan memberikan beberapa pesan.


“Pertama, membawa misi kedua orang tua dengan jerih payahnya memasukkan kita ke perguruan tinggi, sesuai cita-cita dan bidang yang kita inginkan. Kemudian, (mahasiswa) nantinya membawa amanat guru/para dosen kita untuk berkiprah di dunia ini,” jelasnya.


Habib Luthfi menyebutkan, ke dua pesan tersebut hanya akan terwujud lewat kesadaran individual. “Jawabannya ada pada diri kita sendiri, apakah nanti akan jadi pelajar yang mengecewakan kedua orang tua dan para guru, atau sebaliknya,” ucapnya seperti yang dilansir dari jatman.or.id.


Habib yang juga merupakan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI (Wantimpres) tersebut kemudian menjelaskan ayat Al Qur’an yang termuat dalam surat Al Hujurat ayat 13 bahwa tujuan ayat ini adalah agar manusia saling mengenal sehingga bisa memberi manfaat pada sesama.


“Kita dilahirkan dari cikal bakal yang intelek, dari manusia yang berarti, karena Nabi Adam AS dan Siti Hawa yang melahirkan regenerasi membawa dunia peradaban-peradaban yang luar biasa sampai Nabi Nuh AS,” jelasnya.


Menurutnya, kalimat lita’arafu dalam ayat itu sebagai sarana bagi manusia untuk saling mengenal. Adapun peradaban-peradaban yang dibawa oleh nabi-nabi terdahulu tujuannya untuk mengenal tanah air.


“Kalau kita melihat sejarah ini satu rumpun, orang-orang yang memiliki peradaban yang sangat tinggi menunjukkan setiap budaya mempunyai karakter masing-masing dalam mencintai tanah airnya,” ujar Ketua Forum Sufi Internasional itu.


Dalam kesempatan yang sama, Habib Luthfi berharap bangsa ini akan selalu utuh dan tidak berpecah belah. Ia mengingatkan agar mahasiswa jangan mau terhasud oleh oknum yang ingin memecah belah bangsa ini.


“Mari kita bangun Indonesia, mari kita jaga Indonesia, itu harapan kita. Jangan sampai kita memberikan kesempatan kepada oknum-oknum yang sengaja untuk melenturkan cinta kita kepada bangsa dan tanah air,” ungkapnya.


Editor: Muhammad Rizqy Fauzi


Depok Terbaru