• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Senin, 15 April 2024

Daerah

PCNU Karawang Dirikan Koperasi untuk Atasi Masalah Ekonomi

PCNU Karawang Dirikan Koperasi untuk Atasi Masalah Ekonomi
Penandatanganan Akta Notaris Pendirian Koperasi PCNU Karawang (Foto: dokumentasi pribadi)
Penandatanganan Akta Notaris Pendirian Koperasi PCNU Karawang (Foto: dokumentasi pribadi)

Karawang, NU Online Jabar 
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Karawang KH Ahmad Ruhyat Hasby menyebut PCNU Kabupaten Karawang sedang mendirikan Koperasi NU.

“Alhamdulillah legitimasinya sudah selesai melalui akta notaris, tinggal menjalankan saja, usai pilkada nanti,” jelasnya di kediamannya, Kampung Ciwulan, Desa Telagasari, Kabupaten Karawang, Kamis (17/9).

Menurut ajengan yang akrab disapa Kang Uyan pendirian koperasi tersebut sebagai salah satu solusi untuk mengatasi perekonomian masyarakat saat pandemi Covid-19. 

PCNU Karawang, lanjutnya, juga berencana mendirikan koperasi di setiap Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) di Kabupaten Karawang. Sedangkan kini, koperasi NU baru ada di satu kecamatan, yaitu di Kecamatan Klari.

Koperasi tersebut, sambung, berawal dari solusi mengatasi ekonomi saat pandemi, namun akan menjadi program jangka panjang yang dapat membantu masyarakat meski pandemi sudah berakhir.

“Selain pendirian koperasi, bantuan dari berbagai instansi, baik pemerintah maupun swasta, dapat membantu masyarakat khususnya masyarakat Nahdliyin. Bantuan tersebut berupa alat-alat kesehatan seperti masker dan lain sebagainya,” katanya.

Dalam menjalankan kegiatan, ia mengaku selama pandemi tetap melakukan kegiatan rutin, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan berjaga jarak.

“Selama pandemi ini kita tetap menjalankan kegiatan rutin seperti syahriahan (pengajian bulanan, red.) dan bahtsul masail yang memang hanya diikuti oleh beberapa orang. Sedangkan kegiatan besar yang melibatkan banyak orang tidak kita laksanakan,” tutupnya.

Pewarta: Riki Baehaki
Editor: Abdullah Alawi

 


Daerah Terbaru