Home Nasional Warta Kuluwung Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Kisah Banser di Posko Mudik GP Ansor Cianjur: Tertibkan Lalu Lintas, Berikan P3K Hingga Jadi Tukang Pijat Dadakan

Kisah Banser di Posko Mudik GP Ansor Cianjur: Tertibkan Lalu Lintas, Berikan P3K Hingga Jadi Tukang Pijat Dadakan
Kisah Banser di Posko Mudik GP Ansor Cianjur: Tertibkan Lalu Lintas, Berikan P3K Hingga Jadi Tukang Pijat Dadakan. (Foto: Wandi Ruswannur).
Kisah Banser di Posko Mudik GP Ansor Cianjur: Tertibkan Lalu Lintas, Berikan P3K Hingga Jadi Tukang Pijat Dadakan. (Foto: Wandi Ruswannur).

Cianjur, NU Online Jabar
Ramainya arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah terjadi mulai H-7 sampai H+7 lebaran. Di Pulau Jawa misalnya, tidak hanya terjadi di jalur Pantai Utara Jawa (Pantura), tetapi juga terjadi di jalur Selatan. Tepatnya di samping rel Kereta Api, Jalan Raya Bandung, Desa Cipeuyeum, Kecamatan Haurwangi, yang menjadi posko mudik Gerakan Pemuda Ansor Cianjur.


Lomri Kuswandi, anggota Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Banser Kecamatan Cilaku, bercerita bagaimana dirinya ikut serta bergabung dalam satuan posko mudik.


"Alhamdulillah lebaran Idul Fitri 1443 H tahun ini bisa bergabung dan berkhidmat di Nahdlatul Ulama melalui Banser," ucapnya kepada NU Online Jabar, Sabtu (07/05).


Dalam wawancara tersebut, Lomri mengatakan, dirinya dan sahabat yang lain bertugas membantu aparat Kepolisian bersama TNI, Satpol PP, Pramuka, Paskibra dan satuan lainnya dalam menertibkan lalu lintas.


"Kita berbagi tugas, ada yang dijalan mengatur lalu lintas, membantu menyeberangkan pejalan kaki, membersihkan posko, bantu korban kecelakaan hingga memijit pemudik yang kelelahan," tuturnya.


Ia menceritakan, para pemudik yang merasa kecapean dan beristirahat. Lalu menepi di posko untuk sekedar istirahat, cas HP, shalat, dan minta dipijit.


"Karena kita adalah Barisan Ansor Serba Guna (Banser), maka mau tidak mau harus siap membantu pemudik yang kelelahan, dengan cara dipijit," paparnya.


Selain itu, ada juga pemudik asal Bogor, korban kecelakaan suami-istri atas nama bapak Eka dan ibu Desi mengalami tabrakan dan dengan sigap ditangani.


"Kita berikan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) berupa obat merah, perban, kain kasa gulung dan tisu pembersih. Alhamdulillah disertai dengan doa agar lekas sembuh, perlahan berangsur membaik," ucap Budi dari Banser Bhakti Husada (Basada).


Ketua GP Ansor Kabupaten Cianjur, Ariful Holiq Zaelani, menjelaskan bahwa kegiatan ini dijalani dengan senang hati dan penuh rasa syukur karena bisa membantu pemudik memudahkan perjalanannya.


"Ini adalah bentuk komitmen kami sebagai Gerakan Pemuda Ansor Banser dalam membantu sesama," tandasnya.


Pewarta: Wandi Ruswannur
Editor: Muhammad Rizqy Fauzi

Terkait

Daerah Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×