Home Nasional Warta Kuluwung Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

NU Peduli Kemanusiaan Cianjur bersama MWC Maksimalkan Posko di 16 Kecamatan Terdampak Gempa

NU Peduli Kemanusiaan Cianjur bersama MWC Maksimalkan Posko di 16 Kecamatan Terdampak Gempa
NU Peduli Kemanusiaan Cianjur bersama MWC Maksimalkan Posko di 16 Kecamatan Terdampak Gempa
NU Peduli Kemanusiaan Cianjur bersama MWC Maksimalkan Posko di 16 Kecamatan Terdampak Gempa

Cianjur, NU Online Jabar
Posko Induk NU Peduli Kemanusiaan Kabupaten Cianjur terus memaksimalkan peran-peran kemanusiaan dalam menangani bencana gempa bumi di Cianjur. Salah satunya yaitu mendirikan posko-posko di 16 kecamatan yang terdampak yang bekerjasama dengan 16 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) yaitu kecamatan Cugenang, Cilaku, Warungkondang, Gekbrong, Pacet, Cipanas, Sukaresmi, Karangtengah, Cianjur, Mande, Cibeber, Sukaluyu, Bojongpicung, Cikalong Kulon, Haurwangi, dan Ciranjang.


Ketua Posko Induk NU Peduli Cianjur, Jamiludin mengatakan, NU peduli Cianjur bekerjasama dengan MWC mendirikan posko dan melakukan pengecekan (top down) ke 16 titik dalam upaya membantu warga yang terdampak gempa.


"Kami bersama Ketua PCNU Cianjur berkeliling mengunjungi dan melakukan kroscek ke posko-posko NU peduli di MWC kecamatan, guna memastikan ketersediaan logistik yang akan disalurkan ke tenda-tenda masyarakat," ucapnya kepada wartawan, Kamis (01/12).


Jamiludin menyampaikan, posko-posko ini menjadi ujung tombak daripada posko induk yang ada di Kabupaten Cianjur dalam hal koordinasi dan komunikasi. Termasuk juga pendataan dan distribusi logistik.


"Diharapkan posko-posko NU peduli di tiap kecamatan ini berfungsi maksimal, dalam menjembatani antara masyarakat dengan posko induk di kantor PCNU," ucapnya.


Menurutnya, dengan adanya posko NU peduli kemanusiaan ini dilakukan dalam upaya agar lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.


"Mari sama-sama terus berikhtiar agar Cianjur bisa kembali normal seperti sedia kala dalam melakukan segala aktivitas," sambungnya.


Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cianjur, Kiai Deden Usman yang mengapresiasi tim NU peduli kemanusiaan, karena telah bisa gerak cepat untuk membentuk posko-posko dan kedepan ini akan terus berfungsi, mengingat bencana perlu penanganan yang lebih serius dan jangka panjang.


"Kita berharap banyak posko-posko di MWC NU ini menjadi tulang punggung dan satu kesatuan yang bisa lebih memaksimalkan peran kemanusiaan dari PCNU," tutupnya menegaskan.


Seperti diketahui, hingga berita ini diturunkan, data sementara menyebutkan korban jiwa 328 jiwa meninggal dunia, 12 jiwa dalam pencarian, 595 luka berat kumulatif, 61 masih dirawat di RS Cianjur, dan 109.386 jiwa mengungsi.


Pewarta: Wandi Ruswannur
Editor: Muhammad Rizqy Fauzi

Terkait

terpopuler

rekomendasi

topik

×