• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Sabtu, 20 April 2024

Subang

GP Ansor, UPZ Al-Muhtadien, dan Pemdes Konsisten Santuni Anak Yatim dan Bantuan Kemanusiaan di Desa Kertajaya

GP Ansor, UPZ Al-Muhtadien, dan Pemdes Konsisten Santuni Anak Yatim dan Bantuan Kemanusiaan di Desa Kertajaya
Santunan anak yatim di Masjid Al-Muhtadien
Santunan anak yatim di Masjid Al-Muhtadien

Subang, NU Online Jabar
Pemerintah Desa Kertajaya, Unit Pengelola Zakat (UPZ) Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Muhtadien, dan Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor Kertajaya bersatu dalam misi mulia memberikan santunan kepada yatim dan dhuafa. 


Kegiatan tersebut, yang telah berlangsung sejak tahun 2015, terus berlanjut dengan jumlah penerima santunan mencapai lebih dari 40 orang.


Kepala Desa Kertajaya, Suhana Toyib, menekankan pentingnya kegiatan santunan ini. "Kegiatan santunan ini sudah terlaksana sejak 2015 silam hingga sekarang, dengan jumlah penerima 40 orang lebih," ungkapnya seperti dikutip dari laman nusubang.or.id, Selasa (30/1/24)


Pembagian Zakat Mal oleh UPZ DKM Jamie Al-Muhtadien telah menjadi amalan rutin selama 20 tahun, dengan penerimaan rata-rata per tahun mencapai 100 juta rupiah. 


Ketua UPZ DKM Al-Muhtadien, Ust. H.E. Mu’min, menyampaikan komitmen UPZ untuk terus mengingatkan masyarakat tentang pentingnya berzakat sebagai bentuk membersihkan harta.


Salah satu contoh nyata manfaat UPZ dirasakan oleh Bapak Oleh dan Ibu Euis, warga RT. 06/02 Desa Kertajaya, yang mengalami musibah rumah ambruk akibat hujan dan angin intensitas tinggi. UPZ dan kolaborator lainnya langsung memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan oleh pasangan tersebut.


Pengurus Lembaga Amil Zakat, Infaq, Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kecamatan Tambakdahan, Ade Hermansyah, menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah desa, UPZ, Ansor, NU, dan berbagai pihak lainnya. Tujuannya adalah agar korban bencana senantiasa mendapatkan bantuan yang memadai dalam proses pemulihan.


Semangat kemanusiaan yang terus dijaga oleh para pihak terlibat dalam kolaborasi ini menjadi contoh nyata bahwa kepedulian terhadap sesama dan keberlanjutan aksi sosial dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
 


Subang Terbaru