• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Senin, 22 April 2024

Pangandaran

Semarakkan HSN, LDNU Pangandaran Gelar Lomba Khutbah antar Santri

Semarakkan HSN, LDNU Pangandaran Gelar Lomba Khutbah antar Santri
Semarakkan HSN, LDNU Pangandaran Gelar Lomba Khutbah antar Santri
Semarakkan HSN, LDNU Pangandaran Gelar Lomba Khutbah antar Santri

Pangandaran, NU Online Jabar
Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pangandaran menggelar perlombaan  Khutbah antar Santri di di Kantor PCNU Pangandaran, Jalan Raya Cijulang, Cibenda, Kecamatan Parigi, Jum'at (21/10).

 

Digelarnya lomba tersebut dalam rangka memeriahkan semarak Hari Santri Nasional tahun 2022. Dengan mengusung tema "Mempersiapkan Khotib Millenial di Era Society 5.0,” Lomba tersebut diperuntukan bagi santri asal pondok pesantren se-Kabupaten Pangandaran.

 

Para peserta lomba diberikan kebebasan memilih khutbah dengan bahasa yang berbeda-beda, Indonesia, Arab maupun Sunda sebagai bahasa ibu. Hal tersebut tidak lepas dari kebiasaan khutbah di daerah Pangandaran yang mayoritas menggunakan bahasa Sunda, namun tak sedikit juga yang menggunakan bahasa Indonesia.

 

Ketua LDNU Pangandaran, Kiai Ucu Saeful Aziz mengatakan perlombaan tersebut untuk mempersiapkan generasi khatib bagi kehidupan masa depan yang kompeten dan sesuai dengan kaidah yang ada di pesantren untuk mengimbangi kemajuan zaman.

 

“Adanya khatib jum’at kan merupakan sebuah kewajiban ditengah kehidupan masyarakat. Untuk itulah kita persiapkan kehadirannya dari sekarang,” kata kiai lulusan Pondok Pesantren Al-Hamidiyah ini.

 

Lanjutnya, Kiai Ucu sapaan akrabnya berpesan seluruh santri di Pangandaran harus terus menggali berbagai keilmuan yang ada di pondok pesantren secara lebih komprehensif dan mendalam.

 

“Ya saya berharap kepada seluruh santri, semangat terus dalam belajar di pondok. Pelajarilah amaliyah fiqih yang sesuai dengan salafusshalihin dan guru-guru kita yang ada di pondok,” ujarnya.

 

Salah seorang peserta lomba, Asep Mumin Mubarok mengaku senang dengan diselenggarakannya lomba ini. Menurutnya, hal ini sangat dibutuhkan oleh para santri agar bisa mempraktekan keilmuan yang telah didapat di pondok pesantren.

 

“Tentu saja saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada LDNU Pangandaran yang telah menyelenggarakan perlombaan ini. Ini menjadi sebuah momen untuk menerapkan teori-teori fiqih yang selama ini sudah dipelajari di pesantren,” terang santri Pondok Pesantren Babakan Jamanis ini.

 

Pengumuman kejuaraan perlombaan tersebut diumumkan pada puncak perayaan Hari Santri Nasional tingkat Kabupaten Pangandaran yang berlangsung di Alun-Alun Paamprokan, Sabtu (22/10). 

 

Pewarta: Acep Ridwan Maulana
Editor: Abdul Manap


Pangandaran Terbaru