Home Nasional Warta Kuluwung Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Innalillahi, KH Fuad Affandi Al-Ittifaq Wafat

Innalillahi, KH Fuad Affandi Al-Ittifaq Wafat
KH Fuad Affandi Bin Abah H Rifa'i. (Foto: M Fahmi).
KH Fuad Affandi Bin Abah H Rifa'i. (Foto: M Fahmi).

Bandung, NU Online Jabar
Kabar duka menyelimuti warga Nahdliyin Jawa Barat, khususnya Kabupaten Bandung. Sekitar pukul 20.00 WIB, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ittifaq Ciwidey Kabupaten Bandung meninggal dunia di RS Hasan Sadikin Kota Bandung. Almaghfurlah wafat di usia 73 tahun.

KH Fuad Affandi ini lahir pada tahun 20 Juni 1948. KH. Fuad termasuk cucu dari KH,. Manshur, pendiri pesantren Al-Ittifaq sehingga beliau dididik dan dibesarkan sebagai bagian dari keluarga pesantren.

"Tadi sehabis berdiskusi dengan sejumlah kawan di rumah, Setia Irawan, menantu Mang Haji mengabarkan bahwa beliau tutup nafas jam 20.00-an," jelas Faiz Manshur.

Faiz yang sempat mempunyai hubungan baik dengan keluarga Almarhum mengingat pesan yang pernah disampaikan oleh almaghfurlah KH Fuad Affandi.

"Anak-anakku perempuan tapi aku juga punya anak laki-laki yang sama statusnya dengan anak-anak asliku. Aku tidak membeda-bedakan anak asli dan menantu. Mereka itu menantu-menantuku. Aku harap kamu tetap jalin hubungan baik dan jangan sungkan untuk sama-sama menasehati menantu-menantuku. Aku tahu dan aku bilang ke semua tamu bahwa tulisanmu banyak memberi perubahan besar pada al Ittifaq. Kamu wartawan paling unik yang kukenal, karena mau menulis lama tanpa aku tahu siapa yang membayarmu dan ternyata tidak ada yang membayar," ungkapnya.

"Kalau aku mati, tidak perlu kalian bersedih. Aku sudah mati saat ini. Semua tugas juga sudah kubagi pada anak-anak. Itu ucapan yang sangat saya ingat karena Mang Haji menelpon saya dan tiba,-tiba memanggil saya di tahun 2015 silam setelah memastikan pembagian tugas kepada anak-anaknya," sambungnya.

"Selamat jalan Mang Haji. Saya tidak bersedih. Kita bergurau sejak pertemu di awal hingga akhir hayat. Saya akan meluncur ke Rancabali sekarang," tandas Mas Faiz.

Pewarta: Muhammad Rizqy Fauzi

Terkait

Obituari Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×