• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Senin, 4 Maret 2024

Nasional

Gus Yahya Tegaskan R20 ISORA Upaya Berkelanjutan NU untuk Perdamaian Dunia 

Gus Yahya Tegaskan R20 ISORA Upaya Berkelanjutan NU untuk Perdamaian Dunia 
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Foto: intagram @yahyacholilstaquf)
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Foto: intagram @yahyacholilstaquf)

Bandung, NU Online Jabar
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menegaskan komitmen berkelanjutan Forum R20 dalam menjalankan peran agama sebagai solusi terhadap tantangan global. Pernyataan ini disampaikannya pada pembukaan R20 International Summit of Religious Authorities (ISORA) di Park Hyatt Jakarta, Senin (27/11/2023).


Dalam sambutannya, Gus Yahya menyampaikan bahwa pemimpin agama dari berbagai keyakinan yang tergabung dalam forum R20 telah sepakat untuk terus berjuang menghadirkan agama sebagai sumber solusi atas berbagai masalah global. Komitmen ini terus berkembang sejak suksesnya penyelenggaraan R20 di Bali pada tahun 2022.


"Sejak R20 di Bali tahun lalu, para pemimpin agama terlibat telah mencapai kesepakatan untuk terus berjuang dalam menghadirkan agama sebagai sumber solusi dari berbagai masalah global," ujar Gus Yahya.


Lebih lanjut, Kiai yang akrab disapa Gus Yahya menyebutkan bahwa dalam menghadapi ketegangan global, terutama konflik di Gaza, Palestina, para pemimpin agama setuju untuk menyelenggarakan R20 ISORA.


"Di tengah-tengah semakin meningkatnya ketegangan akibat konflik antar identitas, salah satunya termasuk yang masih berlangsung di Gaza, para pemimpin agama sepakat untuk menyelenggarakan forum hari ini yang dituanrumahi oleh Nahdlatul Ulama yang kami sebut sebagai R20 International Summit of Religious Authorities," jelasnya.


Gus Yahya mengungkapkan bahwa R20 ISORA menjadi panggung di mana para pemimpin agama dihadapkan pada tantangan untuk bersama-sama mencari solusi terhadap masalah global.


"Dan kebetulan disingkat ISORA ini kalau orang Jawa ini menantang 'iso ora?' Bisa atau tidak. Jadi, kita menantang para pemimpin agama bisakah menghadirkan agama sebagai sumber solusi dari masalah-masalah kemanusiaan yang sekarang sedang kita hadapi," tambahnya.


R20 ISORA diharapkan dapat menjadi pilar penyelesaian masalah kemanusiaan dengan melibatkan pemimpin agama dari berbagai lintas keyakinan. Gus Yahya optimis bahwa pertemuan ini akan mencapai kesepakatan konkret mengenai tindakan bersama yang perlu diambil oleh komunitas agama di seluruh dunia terkait tantangan global saat ini.


"Mudah-mudahan nanti pertemuan ini sungguh-sungguh mencapai kesepakatan tentang apa tindakan-tindakan nyata yang harus dilakukan bersama-sama oleh komunitas agama-agama di seluruh dunia terkait masalah global yang kita hadapi ini," tutup Gus Yahya.


Sebagai informasi, R20 ISORA mengangkat tema Peran Agama dalam Mengatasi Kekerasan di Timur Tengah dan Ancaman terhadap Tatanan Internasional Berbasis Aturan. 


Acara yang dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) itu menghadirkan berbagai tokoh agama dan pemimpin spiritual dunia. Sedikitnya, forum ini akan menghadirkan 150 partisipan, baik dari dalam maupun luar negeri. 


Tampak hadir dalam pembukaan R20 ISORA jajaran menteri di antaranya, Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, Menteri Tenaga Kerja RI Ida Fauziyah, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas.
 


Nasional Terbaru