• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Jumat, 19 April 2024

Kota Sukabumi

Peringati Hari Tani, Kiai Ismatullah: Pemuda Harus Siap Lakukan Jihad Pertanian

Peringati Hari Tani, Kiai Ismatullah: Pemuda Harus Siap Lakukan Jihad Pertanian
Peringati Hari Tani, Kiai Ismatullah: Pemuda Harus Siap Lakukan Jihad Pertanian
Peringati Hari Tani, Kiai Ismatullah: Pemuda Harus Siap Lakukan Jihad Pertanian

Sukabumi, NU Online Jabar
Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) bekerjasama dengan Pemuda Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menggelar peringatan Hari Tani Nasional di Gedung Kesenian Jalan Lingkar Selatan Warudoyong Kota Sukabumi, Sabtu (24/9).

 

Pada kegiatan tersebut hadir Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Sukabumi KH Ismatullah Fauzi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa NU memandang isu pertanian sangat penting, karena menurutnya dalam ayat Al-Qur’an sudah banyak disebutkan

 

Kiai yang akrab disapa Kang Ismet itu menerangkan ada 18 lembaga resmi di bawah naungan NU, salah satunya LPPNU, 15 organ taktis yang masing-masing tergabung ke dalam Banom.

 

"NU memandang isu pertanian itu sangat penting, kenapa? Karena ada sebagian ulama yang menyatakan, tidak kurang dari 650 ayat dalam Al-Qur’an tentang pertanian. Senada dengan hal itu, NU memandang ini sebagai keseriusan yang mesti diselesaikan. Hari ini kader muda NU bisa mewarnai dilingkungan HKTI, semoga konsisten," paparnya

 

KH Muhammad Hasyim Asy'ari ulama pendiri NU juga pernah mengatakan, lanjut kang Ismet, pentingnya sebuah negara tergantung pada ketahanan pangan, tidak ada Negara yang bisa meninggalkan unsur ketahanan pangan, baik negara maju maupun berkembang

 

"Ironisnya, di Indonesia petani masih masuk pada kasta rendah. Padahal petani adalah sebuah pekerjaan yang sudah dikerjakan oleh baginda Nabi. Apalagi mayoritas Nahdliyin adalah petani, wajib bagi entrepeneur yang ada di pemuda tani melakukan jihad pertanian," tegasnya

 

Sementara itu, Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Sukabumi KH Ridwan Subagya dalam sambutannya menyampaikan bahwa konsen NU terhadap pertanian bukan tanpa alasan. 

 

"Pertanian adalah peradaban pertama. Nabi adam dulu berpraktik tani, malaikat jibril sebagai mentor pertama. Baru kemudian kita mengenal membajak sawah, menanam jagung dan lain-lain. Hari ini LPPNU hadir, HKTI hadir, melanjutkan peradaban tersebut," terangnya

 

Selain itu, pengasuh pondok pesantren Al Fathonah tersebut melanjutkan, gengsi pertanian menurut Kiai Ridwan agak melempem, seolah tidak bangga, padahal Indonesia ini Negara agraris. 

 

"Indonesia mau lepas jadi Negara industri tidak mampu, pada akhirnya jadi Negara kalau dalam istilah santri mudabdabun. Oleh karenanya LPPNU sudah pas melakukan konsentrasi terhadap isu pertanian, bahkan ini sudah dicontohkan oleh tradisi pesantren, kiai melakukan aktifitas pertanian untuk menghidupi pesantren," tambahnya 

 

Dihubungi terpisah, ketua Pemuda HKTI Hikmat Zulfahmi mengatakan, kedepan melalui kepemimpinannya akan melakukan regenerasi petani, menciptakan Agropreneur

 

"Kedepan kita harapkan dapat terus bersinergi dengan LPPNU meningkatkan program regenerasi petani melalui program kerja yang disiapkan. Kami juga akan menciptkan Agropreneur dari kalangan anak-anak muda menjadi pengusaha di sektor pertanian, mendorong anak muda lewat berbisnis dan berwirausaha. Dari situ pemuda bisa masuk di bagian pemasaran, packing, brand dan pemasaran," pungkas Hikmat, salah satu kader Ansor Kota Sukabumi itu

 

Perlu diketahui, rangkaian acara peringatan Hari Tani tersebut diantaranya Pelantikan DPC Pemuda HKTI Kota dan Kabupaten Sukabumi, Rembug Tani dan Bazar olahan hasil pertanian. Dihadiri oleh Pengurus NU kota dan Kabupaten Sukabumi, LPPNU Jawa Barat, LPPNU Kota dan Kabupaten Sukabumi, unsur Forkopimda Kota dan Kabupaten Sukabumi.

 

Pewarta: Amus Mustaqim
Editor: Abdul Manap


Kota Sukabumi Terbaru