Home Nasional Warta Kuluwung Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Bacaan Shalawat Fathimiyah dan Keutamaannya, Mohon Dijauhkan dari Penyakit Lahir dan Batin 

Bacaan Shalawat Fathimiyah dan Keutamaannya, Mohon Dijauhkan dari Penyakit Lahir dan Batin 
Bacaan Shalawat Fathimiyah dan Keutamaannya, Mohon Dijauhkan dari Penyakit Lahir dan Batin. (Ilustrasi/frrepik)
Bacaan Shalawat Fathimiyah dan Keutamaannya, Mohon Dijauhkan dari Penyakit Lahir dan Batin. (Ilustrasi/frrepik)

Bandung, NU Online Jabar
Shalawat merupakan lantunan doa atau pujian kepada baginda Nabi Muhammad Saw. Dengan membaca shalawat diharapkan kelak di hari kiamat kita akan mendapat syafa’atnya. Selain itu, shalawat juga mempunyai khasiat lain jika diamalkan secara istiqamah dan sesuai dengan arahan dari seorang guru, sebagaimana shalawat fathimiyah berikut ini. 

 

Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat, H Dasuqi al-Marzuqi mengijazahkan sebuah shalawat untuk boleh dibaca dan diamalkan kepada siapa yang hendak membaca dan mengamalkan shalawat ini. 

 

Kiai Dasuki mengijazahkan shalawat yang diberi nama shalawat Fathimiyah. Ia menuturkan bahwa salah satu faedah dan keutamaan mengamalkan shalawat fathimiyah ini adalah bisa menjauhkan diri dari segala penyakit baik lahir maupun batin. 

 

Berikut bacaan shalawat fathimiyah dan cara mengamalkannya: 

 

Sebelum membaca atau mengamalkan shalawatnya terlebih dahulu kita bertawasul sebagai berikut: 

 

•    Ilaa hadhrotin nabiyyil musthofaa sayyidinaa Muhammadin SAW (al-faatihah 1x).

•    Ilaa hadhroti bisyafaa'ati rosuulillaahi SAW Kun 'alayya (al-faatihah 1x).

•    Ilaa hadhroti Syaikh 'Abdul Qodir al-Jilani, Syaikh Ahmad Rifa'i, Syaikh Ahmad al-Badawi, Syaikh Ibrahim ad-Dasuqi, Syaikh Abi Hasan as-Syadzili Rodhiyallahu 'anhum (al-faatihah 1x).

•    Ilaa hadhroti Sayyidi Syaikh Raden Syahid Sunan Kalijaga, wa ilaa Sunan Ampel, wa ilaa Sunan Bonang, wa ilaa Sunan Gunung Jati, wa ilaa Pangeran Diponegoro, Mbah Nur Iman Mlangi Yogyakarta (al-faatihah 1x).

•    Ilaa hadhroti K.H Najmudin Senggang, Kiai Ahmad Mauludin   (al-faatihah 1x).

•    ilaa hadhroti liman ajaazanii Alwan Idris Ma'ruf  wa Haji Dasuqi al-Marzuqi (al-faatihah 1x).

 

Kemudian silakan baca Shalawat Fathimiyyah:

 

 اَللّٰهُمَّ صَلِّ على سيّدنا مُحَمَّدٍ وَعَلِيُّ وَفَاطِمَةً وَالْحَسَنِ وَالحُسَيْنِ وَذُرِّيَتِهِمْ وَاٰلِهِمْ وَاَصْحَابِهِمْ وَانْصَارِهِمْ صَلاَةً تَمْلَئُ خَزَائِنُ اللّٰهِ نُوْرًا وَتَكُوْنُ بِهَا لَنَا (.......) وَلِلمُؤمِنِيْنَ فَرْجًا وَمَخْرَجًا وَفَرْحًا وَشِفَاءً وَدَوَاءً وَسَلاَمًا وَسُعُوْدًا وَسىُرُورًا وَوُصُوْلاً الىَ الفُتُوْحِ وَاِلىَ الرِّضَا.  

 

Allahumma Sholli 'Ala Sayyidina Muhammadin wa 'Aliyyu wa Faathimah wal Hasani wal Husaini wa Dzurriyyatihim wa Aalihim wa Ashaabihim wa Ansoorihim Sholatan Tamla-u Khozaainulloohi Nuuron Watakuunu Bihaa Lanaa (....sebutkan hajatnya...) wa Lilmu'miniina Farjan wa Makhrojan wa Farhan wa Syifaa-an wa Dawaa-an wa Salaaman wa Su'uudan wa Suruuron wa Wushuulan Ilal Futuuhi wa Ilar Ridhoo. 

 

Tata cara/kaifiyat: 

 

Untuk pengamalan pertama dibaca 200 kali dalam satu majelis/duduk setelah Sholat Isya/tengah malam. Setelah itu boleh dibaca sesuai dengan hajat seperti keterangan di bawah ini. 

 

Fadhilah:  

 

1. Agar dijauhkan dari penyakit lahir dan batin, mendamaikan perselisihan, dijauhkan dari was-was, ketenangan batin, bacalah 11x setelah selesai shalat fardhu. Untuk dibaca berjamaah bacalah 200x, memohon kepada Allah agar dijauhkan dari hal-hal tersebut. Titik-titik yang ada dibacaan sholawat silakan diisi dengan disebut hajatnya.  

 

2. Mengobati penyakit medis/non medis bacalah 41x, titik-titik diisi dengan nama orang yang sakit. Tiupkan ke air.  Jika jarak jauh mintakan foto (kalau ada) dan segelas air. Untuk kemudian diminumkan pada yang sakit 

 

3. Memagari rumah dari maling, orang yang hendak berbuat dzalim, sihir, santet,   Bacalah sholawat fathimiyyah 41x Surat An-Nasr 41x kemudian tiupkan ke media garam dan taburkan ke sekeliling rumah, sebar ke atap rumah. Titik-titik dalam sholawat disebut hajatnya.  

 

4. Keselamatan, bacalah 7x ketika hendak keluar rumah. Titik-titik disebut hajatnya.  

 

5. Insya Allah diberikan jalan keluar atas permasalahan yang dihadapi, bacalah 200x setiap ba'da shalat maghrib dan subuh selama 7 hari tanpa put

 

6. Insya Allah pengamal Sholawat ini akan dijauhkan dari kegelisahan. 

 

Bacalah Shalawat ini 11 kali setelah Isya dan dilanjut surat Al-Mulk 1x.

“Saya ijazahkan amalan ini secara umum kepada saudara semua di manapun berada dengan syarat taqwa dan istiqomah. Semoga manfaat dan barokah. Jangan lupa berucap ‘Qobiltu’ setelah membaca tulisan ini,” tuturnya.

 

Pewarta: Agung Gumelar

Keislaman Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×