• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Rabu, 21 Februari 2024

Kabupaten Cirebon

Ratusan Personel Gabungan TNI, Polisi dan Banser Siap Amankan Acara Cirebon Bersholawat

Ratusan Personel Gabungan TNI, Polisi dan Banser Siap Amankan Acara Cirebon Bersholawat
Ratusan Personel Gabungan TNI, Polisi dan Banser Siap Amankan Acara Cirebon Berhsolawat. (Foto: NU Online Jabar)
Ratusan Personel Gabungan TNI, Polisi dan Banser Siap Amankan Acara Cirebon Berhsolawat. (Foto: NU Online Jabar)

Cirebon, NU Online Jabar

Malam puncak peringatan 1 Abad NU yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon akan ditutup dengan acara Cirebon Bersholawat yang akan digelar di Stadion Ranggajati, Sumber, Jumat (3/2/2023).

 

Acara Nahdlatul Ulama Bersholawat bersama Habib Syekh diyakini akan dihadiri puluhan ribu warga NU yang ada di Cirebon dan sekitarnya. Karena itu, untuk pengamanan selain mengerahkan Banser Ansor, PCNU Kabupaten Cirebon berkoordinasi dengan Polres Cirebon, Kodim, Satpol PP, hingga Dishub.

 

Panitia bersama Kepolisian telah mengatur parkir dengan menentukan titik-titik lokasi dengan memisahkan VVIP, VIP, dan masyarakat umum.

 

Sekretaris PCNU Kabupaten Cirebon, H Asep Saefullah mengungkapkan, tak hanya beberapa kali koordinasi, untuk persiapan pengamanan Kapolresta Cirebon H-1 turun langsung inspeksi ke lokasi pelaksanaan Nahdlatul Ulama Bersholawat Bersama Habib Syekh untuk memastikan agar pengamanan berjalan lancar.

 

Berdasarkan laporan dari Polresta Cirebon, sambung Kang Asep, sebanyak 700 polisi akan dilibatkan dalam pengamanan acara. 

 

Jumlah tersebut akan dibantu oleh 700 Banser Ansor Kabupaten Cirebon, aparat TNI, Satpol PP dan Dishub.

 

“Karena dimungkinkan membeludak, berdasarkan hasil koordinasi pengamanan akan diatur sedemikian rupa agar saat stadion penuh, jamaah dari luar tidak diperbolehkan masuk,” terang Kang Asep.

 

Meski demikian, kata dia, jamaah yang tak bisa masuk atau yang tak ingin berdesakan bisa menyaksikan dan ikut bersholawat di luar stadion, karena panitia akan menyiapkan 2 layar di luar stadion.

 

Selain itu, untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, jamaah dan Syekhermania diperbolehkan membawa bendera tapi tidak boleh dengan kayu.

 

“Tim pengamanan akan sweeping di pintu masuk agar tidak ada yang membawa kayu ke dalam, karena membahayakan, cukup bendera saja,” pungkasnya.

 

Pewarta: Sofhal Adnan

Editor: Agung Gumelar


Kabupaten Cirebon Terbaru