Fatayat NU Kabupaten Cirebon Tegaskan Pentingnya Suara Perempuan di Pilkada
Senin, 18 November 2024 | 10:05 WIB

Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Cirebon menggelar Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2024. Acara yang menggandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cirebon itu berlangsung di Aula Utama PCNU pada Ahad (17/11/2024). (Foto: NU Online Jabar/Sofhal Adnan)
Fasfah Sofhal Jamil
Kontributor
Cirebon, NU Online Jabar
Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Cirebon menggelar Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2024. Acara yang menggandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cirebon itu berlangsung di Aula Utama PCNU pada Ahad (17/11/2024).
Ketua panitia Alifatul Arifiati menjelaskan bahwa acara tersebut dihadiri 100 orang perwakilan dari Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU se-Kabupaten Cirebon. Melalui acara tersebut, Alifatul meminta para perempuan di Kabupaten Cirebon untuk sadar akan hal suara mereka.
“Saat ini pemilih perempuan masuk dalam daftar pemilih tertinggi, oleh karenanya pemilih perempuan harus sadar akan pentingnya peran perempuan dalam memberikan hak suara,” ujar dia.
Sementara itu Ketua Fatayat NU Kabupaten Cirebon, Roziqoh menyebut bahwa tren pemilih dari golongan perempuan mengalami kenaikan sebanyak 4%.
“Fakta ini bisa menjadi celah bagi perempuan untuk memberikan hak suaranya dalam proses pemilihan Bupati dan wakil Bupati tahun 2024,” sebutnya.
Acara tersebut juga dihadiri perwakilan KPU Kabupaten Cirebon, Masyhuri Abdul Wahid. Ia mengapresiasi Fatayat sebagai pemilih aktif yang berkontribusi banyak dalam pemberian hak suaranya.
"Dengan kontribusi besar dari Fatayat NU harapannya dapat mensukseskan Pilkada 2024 sehingga mendapat Bupati dan wakil Bupati kita yang mampu membawa Kabupaten Cirebon pada kemajuan dan kejayaan,” katanya.
Narasumber lainnya yang juga dari KPU, Husnul Khotimah mengatakan bahwa perempuan mempunyai peranan yang sangat penting dalam kegiatan pelaksanaan Pilkada dan menyukseskan Pilkada 2024.
“Dari Pilkada ke Pilkada, pemilih perempuan makin meningkat, selisih pemilih perempuan dengan laki-laki selisihnya mencapai 20 ribuan suara,” jelasnya.
Dalam sosialisasinya, Husnul Khotimah menyampaikan bahwa partisipasi perempuan dalam memberikan hak suaranya dengan cerdas akan pilihannya.
“Kita harapkan perempuan tentunya lebih aktif dan juga ke depannya perempuan ini bukan hanya jadi objek saja untuk meraup suara, tetapi juga dilibatkan sebagai subjek nanti di pemilihan,” pungkasnya.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Rabiul Awal, Momentum Hidupkan Sunah Nabi Muhammad Saw
2
Bahtsul Masail Zona 4 LBMNU Jabar Jadi Pembuka Gelaran Puncak Haul Akbar ke-10 KH Zezen ZA Bazul Asyhab: Bahas Thoriqoh hingga Budaya Nusantara
3
Innalillahi, Ulama Pejuang Desa dari Cianjur Selatan Wafat, Sang Anak Ungkap Kiprah Perjuangannya
4
Tingkatkan Kualitas Mutu Guru, MTs dan MA Plus Al Hikam Selenggarakan Pendampingan Penyusunan Administrasi
5
Jejak Gembala
6
Bahas Jam Masuk Sekolah dan Rombel 50 Siswa, Ini Hasil Bahtsul Masail LBMNU Jabar
Terkini
Lihat Semua