• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Selasa, 18 Juni 2024

Indramayu

MWCNU Indramayu Gelar Halal Bihalal dan Diskusi Keorganisasian Bersama Wakil Ketua PWNU Jabar

MWCNU Indramayu Gelar Halal Bihalal dan Diskusi Keorganisasian Bersama Wakil Ketua PWNU Jabar
halal bihalal MWCNU Indramayu (Foto: Doc. Pribadi)
halal bihalal MWCNU Indramayu (Foto: Doc. Pribadi)

Indramayu, NU Online Jabar
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Indramayu menggelar Halal Bihalal yang dirangkai dengan diskusi keorganisasian bersama Wakil Ketua PWNU Jabar, Iing Rohimin di Griya NU Desa Singajaya, Jumat (26/04/2024).


Ratusan jamaah yang terdiri dari pengurus MWCNU, Ranting NU se Kecamatan Indramayu, lembaga, banom, tokoh ulama, aparat pemerintah, TNI dan masyarakat umum, nampak khusyu mengikuti rangkaian Halal Bihalal yang diawali dengan Marhabanan, acara ceremonial, diskusi keorganisasian dan diahiri dengan doa serta musafahah.


Ketua MWCNU Kecamatan Indramayu, KH. Ibnu Ubaidillah Bilal dalam sambutannya menjelaskan, Halal Bihalal sengaja diisi dengan Diskusi Keorganisasian untuk memberikan pemahaman yang utuh kepada pengurus MWCNU, Ranting NU dan Warga NU tentang bagaimana mekanisme kerja, tugas dan fungsi pengurus serta mandat yang diemban agar MWCNU semakin maju.


“Halal Bihalal yang diisi dengan ceramah atau mauidhoh hasanah oleh penceramah saya kira hal itu sudah sangat biasa, kami dari MWCNU Indramayu ingin mencari terobosan baru agar momen keagamaan seperti ini diisi juga dengan diskusi untuk peningkatan kapasitas pengurus dalam berkhidmah di Nahdlatul Ulama, oleh karenanya kami mengundang narasumber dari Wakil Ketua PWNU Jabar, Kang Iing Rohimin untuk memberikan pencerahan kepada kita semua,” ungkap Ketua MWCNU Indramayu yang dikenal sebagai kiai muda ini. 


KH. Ibnu Ubaidillah Bilal menambahkan, tantangan yang dihadapi MWCNU Indramayu sangat besar terutama untuk meningkatkan ghiroh ke-NU-an dan semangat pengurus dalam berkhidmah membesarkan serta memajukan jam’iyah, karena kultur yang dihadapi adalah masyarakat perkotaan.


“Dari 18 desa dan kelurahan yang ada di Kecamatan Indramayu hanya ada beberapa pengurus ranting saja yang aktip, sehingga kita harus mencari formula baru untuk meningkatkan semangat ranting NU tersebut, maka melalui peningkatan pemahaman keorganisasian seperti inilah kita berharap segala tantangan tersebut mampu kita hadapi bersama,” ujar KH. Ibnu Ubaidillah Bilal.


Wakil Ketua PWNU Jabar, Iing Rohimin dalam pemaparan materinya mengungkapkan tentang struktur NU mulai dari tingkat pusat hingga anak ranting, tugas, peran dan fungsi, AD/ART serta peraturan perkumpulan Nahdlatul Ulama.


Menurut pria yang akrab dipanggil Kang Iing ini, pemahaman keorganisasian sangatlah elementar untuk dikuasai oleh pengurus NU di setiap tingkatan, karena NU saat ini bukan lagi menjadi organisasi yang bersifat tradisional yang mengabaikan profesionalisme dan modernisasi serta adaptasi perkembangan zaman terutama digitalisasi dalam berorganisi, tetapi NU sudah tumbuh menjadi organisasi keagamaan yang masih menjaga tradisi tetapi pada saat yang sama terus meningkatan kualitas jam’iyah sehingga diakui kebesarannya di tingkat dunia. 


“Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh MWCNU Indramayu yang mengisi kegiatan halal bihalal dengan diskusi keorganisasian, karena kita butuh meningkatkan kapasitas pengurus untuk memberikan layanan terbaik kepada umat,” tegas Iing Rohimin.


“Malam ini kita anggap sebagai awalan dan kedepan kita harus agendakan secara rutin untuk ngaji AD/ART, Perkum dan segala hal yang terkait dengan keorganisasian, karena saya yakin kalau kita ngaji kitab kuning sudah dilakukan oleh seluruh kiai, tetapi ngaji keorganisasian yang juga tidak kalah pentingnya harus dibudayakan,” sambung pria yang juga dikenal sebagai aktifis organisasi  ini.


Diskusi berjalan seru karena narasumber menyampaikan materinya secara santai dan segar yang diiringi dengan canda tawa, pada saat sesi tanya jawab dibuka maka para penguruspun berebut mengacungkan tangan untuk mengajukan tanggapan serta pertanyaan. Tak ayal diskusi harus berlangsung hingga tengah malam dan diahiri dengan kesepakatan untuk mengagendakan ngaji keorganisasian secara rutin setiap bulan dengan tempat berpindah-pindah dari satu ranting ke ranting NU lainnya di seluruh desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Indramayu. 


Pewarta: Ade Nasuha
 


Indramayu Terbaru