• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Rabu, 21 Februari 2024

Daerah

Haul Habib Hamid Alattas ke-9, Guru Habaib dan Kiai NU 

Haul Habib Hamid Alattas ke-9, Guru Habaib dan Kiai NU 
Haul Habib Hamid Alattas ke-9, Guru Habaib dan Kiai NU. (Foto: Abdul Mun'im Hasan).
Haul Habib Hamid Alattas ke-9, Guru Habaib dan Kiai NU. (Foto: Abdul Mun'im Hasan).

Depok, NU Online Jabar
Acara Haul Almarhum Al 'Allamah Al-Habib Hamid bin Alwi bin Hud Alattas pada Kamis (3/3) bertempat di Masjid Al Hikmah, Kota Depok. Beliau di kenal oleh Nahdliyin Mandar sebagai Sayyid Kami', dan juga dikalangan Kiai dan Habaib sejabodetabek sebagai Habib yang intelektual berdakwah penuh dengan keramahan, menghadirkan Islam Moderat (Tawasuth).


Beliau dilahirkan pada tanggal 27 Juli 1933 di Manjopai, Polewali Mandar, Sulawesi Barat. 


Keallamahan Al-Marhum diakui oleh banyak kalangan Habaib hingga Kiai-kiai Nahdlatul Ulama (NU) sehingga pada masanya menjadi pembicara di pesantren Langitan Tuban dan masuk sebagai anggota Ke-17 ulama deklarator PKNU Partai Nahdlatul Ulama dengan para Kiai-kiai sepuh se-Indonesia pada 31 Maret 2007 .


Semasa hidupnya, beliau lebih dikenal sebagai pendiri Pesantren Al-Masyad Cijurey, Tegal Panjang, Sukalarang, Kabupaten Sukabumi. Almaghfurlah menjadi menantu Al-Allamah Habib Syekh bin Salim Al-Athas yang makamnya berada di Pesantren Al-Masturiyah Sukabumi. 


Saat wawancara dengan santri beliau yang bernama Abah Hasan Syazili (nama pemberian Al-Marhum Habib Hamid kepadanya) yang saat ini sebagai Tokoh Nahdliyin Citayam dan sabagai Ketua Yayasan Al-Ihsan.


Ia menyampaikan bahwa Al-Marhum Habib Hamid merupakan Habib yang antik. "Selalu mengedepankan Ukhuwah Islamiyah, berdakwah dengan penuh kesantunan (mengedepankan Akhlak) dan beliau belajar kepada Kiai NU di Pekalongan dan Habaib lainnya. Walau sudah menjadi tokoh di Jabodetabek tetap tawadu' dengan guru-gurunya," kenang Ustadz yang mengajar Tahsin Al-Qur'an anak Habaib se-Jabodetabek. 


Habib Ahmad Alaydrus menjadi penceramah ke tiga setelah Habib Hamzah Alattas dan Habib Husein bin Hamid bin Alwi bin Hud Alattas. Ia mengingatkan dengan rahmat Allah yang Maha Besar masih berada di akhir bulan Rajab yang mudah-mudahan kita mendapatkan curahan Rahmat serta keberhaan di bulan mulia ini. 


"Rajab ini juga mempunyai dua julukan, yaitu al-Aṣab (رجب الأصب) 'pencurahan' dan Al-Asham (رجب الأصم) tuli. Disebut al-Ashab karena pada bulan itu rahmat turun tumpah ruah kepada umat Nabi Muhammad Saw. Sedangkan disebut al-Aṣham karena pada bulan itu tidak terdengar suara peperangan dan suara bergeseknya pedang, sehingga mereka saling menjaga perdamaian dan keharmonisan," jelasnya.


"Belajar dari tradisi dan ajaran Nabi Muhammad maka kita sebagai umat Islam hendaknya mengisi dengan amaliyah-amaliyah yang harapannya Allah ridho dengan kita, menjaga ukhuwah sebagaimana kita mengenal Sosok pribadi dari Al-Marhum Habib Hamid bin Alwi bin Hud Alattas yang makam beliau ada di masjid Al-Hikmah ini," tambahnya.


Perlu diketahui, makam beliau berada di Masjid Al-Hikmah jl Menpor kampung Arman Rt 01/007 Kelurahan Tugu Cimanggis Kota Depok.


Hadir pada acara Haul Al-Marhum Habib Hamid bin Alwi bin Hud Alattas. Habib Husein bin Hamid Alattas, Habib Hamzah Alattas, Habib Ali bin Zein Al-Kaf, Habib Ahmad bin Hamid alattas, Habib Ahmad bin Hasan Alaydrus Wakil PCNU Kota Depok, KH Syihabuddin Rois Syuriah PCNU Kota Depok, Ust Sholahuddin Ketua MWCNU Cimanggis, Kang Mun'im Sekretaris MWCNU Bogor Barat, Kang H. Hadi LTNU Jabar, Kang Hakim LTMNU Kab Bogor, dan para alumni Pesantren Al-Mashad Cijurey dari Jabodetabek, Nahdliyin Kota Depok. 


Pewarta : Abdul Mun'im Hasan
Editor: Muhammad Rizqy Fauzi


Daerah Terbaru