Home Nasional Warta Kuluwung Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Ajengan NU Garut Ijazahkan Shalawat Mubram untuk Mencegah dan Selamat dari Wabah

Ajengan NU Garut Ijazahkan Shalawat Mubram untuk Mencegah dan Selamat dari Wabah
Pimpinan Pondok Pesantren Mukhtarul Faizin (Fauzan VII) KH Aceng Bubuh Ahmad Hasbullah (Foto: NU Online Jabar/Salim)
Pimpinan Pondok Pesantren Mukhtarul Faizin (Fauzan VII) KH Aceng Bubuh Ahmad Hasbullah (Foto: NU Online Jabar/Salim)

Garut, NU Online Jabar
Pimpinan Pondok Pesantren Mukhtarul Faizin (Fauzan VII) KH Aceng Bubuh Ahmad Hasbullah mengijazahkan Shalawat Mubram sebagai ikhtiar batin untuk mencegah wabah dan bala yang sedang melanda seperti covid-19 sekarang. 

Ijazah itu disampaikan ketika NU Online Jabar berkunjung ke kediamannya di kampung Cireundeu Desa Padamukti Kecamatan Sukaresmi, Garut Jumat. (2/7)

Di tengah kondisi wabah Covid-19 yang cukup mengkhawatirkan ditambah dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh Pemerintah, Aceng Bubuh sapaan akrabnya, mengajak kepada semua masyarakat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, di antaranya dengan mengamalkan beberapa amalan yang biasa diamalkan oleh para ulama.

“kondisi pandemi seperti sekarang cukup mengkhawatirkan. Oleh karena itu kita perlu melakukan ikhtiar lahir dan ikhtiar batin untuk menjaga dan menghindari virus corona yang sekarang sedang mewabah di negeri kita dan negara lain di dunia,” tandas Aceng Bubuh.

Upaya pertama menurut Aceng Bubuh, ia menganjurkan kepada kita untuk melakukan ikhtiar lahir. Beberapa ikhtiar lahir menurutnya yaitu melaksanakan protokol kesehatan dengan melaksanakan tiga M sebagaimana anjuran dari pemerintah. Selain itu, ia menganjurkan untuk sering-sering berjemur di bawah sinar matahari dan meminum minuman yang mengandung vitamin C.  

Selain ikhtiar lahir di atas, ia pun menganjurkan kepada kita untuk melakukan ikhtiar batin dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT, di antaranya dengan mengamalkan beberapa amalan yang sering dilakukan oleh para ulama.

Beberapa di antaranya yaitu dua ayat terakhir surat At Taubah (128-129) atau dikenal dengan Laqodja sebanyak 9X dilakukan ba’da magrib dan ba’da shubuh. Selain ba’da sholat shubuh dan magrib, ia menganjurkan membaca doa tersebut setiap ba’da sholat maktubah lainnya sebanyak tiga kali.

Selain Laqodja, beberapa amalan lainnya yang dianjurkan oleh Aceng Bubuh yaitu membaca 10 ayat pertama surat al Kahfi satu kali lebih baiknya lagi dibacakan sampai akhir terkhusus di malam Jumat, surat Idzazul 11x, Ayat Kursi, Surat At-Tin yang diakhiri dengan doa bala wa ana ‘ala dzalika minas syahidin.

Amalan-amalan di atas sangat besar faidahnya untuk kita dalam menghindari wabah dengan meminta pertolongan Allah SWT wasilahnya dengan mengamalkan amalan-amalan di atas.

Selain itu, Aceng Bubuh juga mengijazahkan Shalawat Mubram dan shalawat penolak tho’un dan wabah lainnya khususnya wabah Covid-19 yang sekarang sedang melanda negara kita dan negara lainnya di dunia. Shalawat tersebut diupayakan untuk diamalkan setiap magrib dan shubuh sebanyak 11 x, dan setelah sholat fardu lainnya sebanyak 3x

Allahumma sholli ‘alaa sayyidina muhammadin wadfa’ annaa minal balaail mubromi innaka ‘alaa kulli syaiin qodir.

Allahumma sholli wasalim ‘alaa sayyidina muhammadiw wa‘ala alihi washohbihi sholatan tadfa’u biha annat tho’na wa tho’uun ya man idza arooda syay an ayyakuula lahuu kun fayakun

"Shalawat tersebut saya ijazahkan kepada semua untuk diamalkan sebagai pencegah wabah corona dan wabah serta bala lainnya yang bisa sewaktu-waktu datang melanda kita," pungkasnya .

Pewarta: Muhammad Salim
Editor: Abdullah Alawi 

 

Terkait

Daerah Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×