• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Senin, 26 Februari 2024

Cianjur

Upgrading MWC dan Ranting, Ikhtiar PCNU Cianjur Perkuat Struktur Jam'iyyah Kecamatan hingga Desa

Upgrading MWC dan Ranting, Ikhtiar PCNU Cianjur Perkuat Struktur Jam'iyyah Kecamatan hingga Desa
Upgrading MWC dan Ranting, Ikhtiar PCNU Cianjur Perkuat Struktur Jam'iyyah Kecamatan hingga Desa
Upgrading MWC dan Ranting, Ikhtiar PCNU Cianjur Perkuat Struktur Jam'iyyah Kecamatan hingga Desa

Cianjur, NU Online Jabar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Cianjur menggelar upgrading Tata Kelola Perkumpulan bagi Majlis Wakil Cabang NU (MWCNU) tingkat kecamatan dan Pengurus Ranting NU (PRNU) tingkat desa/kelurahan di Aula Rapat Pondok Pesantren Al-Ittihad tepatnya di Jalan Raya Cianjur-Bandung, Rawabango, Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jumat (01/12/2023). Kegiatan tersebut diikuti oleh 6 MWCNU yaitu Kecamatan Gekbrong, Warung Kondang, Cilaku, Cugenang, Pacet, dan Sukaresmi serta puluhan Ranting NU tingkat desa dari enam kecamatan tersebut.


Turut hadir Wakil Bendahara PBNU yang juga Staffsus Menteri Agama, H. Nuruzzaman, Wakil Ketua PWNU Jawa Barat, KH Dasuki, jajaran pengurus Tanfidziyah dan Syuriyah PCNU Cianjur, Kepala Kemenag Cianjur, lembaga, dan badan otonom NU serta tamu undangan lainnya.


Ketua panitia, Sandi Romadona mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperkokoh struktur perkumpulan, di mana nantinya MWCNU dan PRNU akan dilantik dan dikukuhkan oleh PCNU Kabupaten Cianjur.  

"Upgrading MWC dan PRNU tersebut menjadi modal sosial (social capital) bagi PCNU Cianjur untuk meneguhkan visi perjuangan yang sudah ditegaskan dalam Konfercab, Mukercab dan Rakercab, yaitu menjadikan Jam’iyyah Dinyiyah Ijtima’iyyah Ahlusunnah Waljama’ah yang mandiri dan kokoh serta memberi kemaslahatan bagi masyarakat," katanya kepada NU Online Jabar.


Sandi memaparkan, visi besar tersebut dituangkan ke dalam jargon “Optimalisasi Potensi Jam’iyyah untuk Kemandirian Jamaah” yang menjadi ikhtiar strategis dan mesti dilaksanakan oleh PCNU Kabupaten Cianjur dengan melakukan konsolidasi organisasi dan penguatan kapasitas pengurus MWC dan PRNU sebagai kader-kader penggerak NU pada tingkat kecamatan dan desa. 


"Kader-kader penggerak pada tingkat MWC dan PRNU juga mesti memahami secara utuh konstitusi perkumpulan yang menjadi perekat jam’iyyah sekaligus menjadi distingsi dengan perkumpulan lain yaitu Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART) dan Khittah Nahdlatul Ulama. Selain itu, kader-kader penggerak pada tingkat MWC dan PRNU juga harus dipersiapkan untuk mengikuti tahapan awal kaderisasi formal yaitu Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU)," ungkapnya.


Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Cianjur, Kiai Deden Usman menyampaikan, bahwa penguatan ideologi kader penggerak MWC dan PRNU harus sesuai dengan Khittah Nahdlatul Ulama, arah, cita-cita dan strategi perjuangan NU, serta dapat menyambungkan sanad harakah atau pergerakan kepada muassis NU.


"Ini dilakukan dengan cara penguatan wawasan kader penggerak MWC dan Ranting tentang AD/ART dan Peraturan Perkumpulan NU. Nantinya pengkondisian kader-kader penggerak MWC dan Ranting menuju pelaksanaan kaderisasi formal yaitu Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU)," beber Kiai lulusan Lirboyo Kediri.


Kang Deden sapaan akrabnya menyebut, output kegiatan ini adalah pengurus MWC dan Ranting NU memahami khittah Nahdlatul Ulama, arah, cita-cita dan strategi perjuangan, serta dapat menyambungkan sanad harakah kepada muassis NU.


"Lalu para pengurus MWC dan pengurus Ranting NU memahami AD/ART dan Peraturan Perkumpulan NU serta memiliki kesiapan untuk mengikuti kaderisasi formal yaitu Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU)," ungkapnya.


Pengasuh Pondok Pesantren Al-I'tishom Warungkondang ini menambahkan, adapun untuk outcome kegiatan ini diharapkan terkonsolidasinya potensi sumber daya perkumpulan, khususnya yang berada pada tingkat MWC dan PRNU serta meningkatnya kapasitas kader penggerak NU pada tingkat MWC dan PRNU untuk bergerak dan menggerakan seluruh potensi Jam’iyyah dan Jama’ah. 


"Kemudian terbangunnya kolaborasi sistemik antara PCNU dengan MWC dan PRNU di Kabupaten Cianjur sehingga  mendukung percepatan pencapaian visi Nahdlatul Ulama Kabupaten Cianjur menjadi Jam’iyyah Dinyiyah Ijtima’iyyah Ahlusunnah Waljama’ah yang mandiri dan kokoh serta memberi kemaslahatan bagi masyarakat," tandasnya.


Cianjur Terbaru