• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Selasa, 5 Maret 2024

Nasional

Muktamar Lampung

Midformatur Struktur PBNU 2021-2026, Prof Nuh: Insya Allah Tidak Ada yang Keberatan

Midformatur Struktur PBNU 2021-2026, Prof Nuh: Insya Allah Tidak Ada yang Keberatan
Sidang Pleno V
Sidang Pleno V

Lampung, NU Online Jabar
KH Yahya Cholil Staquf resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2021-2026 setelah mendapatkan suara terbanyak.

Kiai yang akrab disapa Gus Yahya itu berhasil memperoleh 327 suara dari total 548 suara Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), dan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU).
 

Pemimpin Sidang Pleno V sekaligus Ketua Panitia Pengarah Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama Prof Muhammad Nuh menyampaikan bahwa susunan kepengurusan PBNU masa khidmah 2021-2026 akan dirumuskan bersama enam midformatur yang mewakili tiga wilayah, yaitu Wilayah Barat, Wilayah Tengah, dan Wilayah Timur.

"Sesuai dengan Pasal 26 tata tertib maka kami sampaikan dan insyaallah tidak ada yang berkeberatan yang akan menjadi midformatur yang akan menyusun kepengurusan PBNU 2021-2026," ujar Nuh di Gedung Serbaguna (GSG) Universitas Lampung (Unila), Jumat (24/12/2021).


Adapun midformatur yang terpilih mewakili Wilayah Barat adalah Ketua PWNU Lampung Prof H Muhammad Mukri dan Ketua PWNU Kalimantan Selatan KH Abdul Hasib Salim.

 


Sementara itu, dua midformatur mewakili Wilayah Tengah adalah Ketua PWNU Nusa Tenggara Barat (NTB) Prof H Masnun Tahir dan Ketua PWNU Sulawesi Utara H Ulyas Thaha.

Adapun dua midformatur yang mewakili Wilayah Timur adalah Ketua PWNU Nusa Tenggara Timur (NTT) H Pua Monto Umbu Nay dan Ketua PWNU Maluku Utara Sarbin Sehe.
 

"Ini yang akan menjadi Midformatur yang sekaligus punya tugas menyusun kepengurusan PBNU 2021-2026," kata Guru Besar Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya yang menamatkan studi magister dan doktor bidang elektro di Universitas Montpellier, Prancis itu.


Sumber: NU Online


Editor:

Nasional Terbaru