Home Nasional Warta Kuluwung Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Kerudung Peci Teh Ella Giri Komala, Terinspirasi Nasida Ria

Kerudung Peci Teh Ella Giri Komala, Terinspirasi Nasida Ria
Hj. Ella Giri Komala, Ketua Muslimat NU Jawa Barat (Foto: Dok. Pribadi)
Hj. Ella Giri Komala, Ketua Muslimat NU Jawa Barat (Foto: Dok. Pribadi)

Bandung, NU Online Jabar
Jika mengikuti acara-acara Muslimat NU di tingkat nasional yang melibatkan seluruh PC dan PW, maka kita akan menemukan salah seorang dengan gaya kerudung berbeda dengan yang lain. Bedanya bukan dari sisi ukuran atau warna, tapi variasi yang menjadikannya sebagai identitas yang melekat. Kerudungnya sama dengan yang lain, tapi ia menambahkan semacam peci pada lapisan dalamnya. Pemakai kerudung itu pun menyebutnya kerudung peci.  

Baca: Resep Hj. Ella Giri Komala Pimpin Muslimat NU Jawa Barat

Dalam pengalaman penulis, yang hadir pada kongres Muslimat NU di Asrama Haji Pondok Gede pada 2016, dialah satu-satunya pengurus Muslimat NU dari seluruh Indonesia yang menggunakan gaya semacam itu, hanya Hj. Ella Giri Komala, Ketua Muslimat NU Jawa Barat. 

Menurut ibu yang akrab disapa Teh Ella ini, ia mengenakan gaya berkerudung seperti itu sekitar tahun1995-1997, saat ia menjadi Ketua Fatayat NU di Jawa Barat. 

“Ini hasil jahit sendiri karena memang tidak dijual di pasaran. Jadi warna dan bahan bisa disesuaikan,” katanya.

Dosen di Universitas Islam Nusantara (UNINUS) Bandung ini menceritakan asal mula menggunakan kerudung peci itu.

“Berawal dari muka bulat dan sering tidak PD kalau pakai kerudung itu, kok bulat banget sampai akhirnya ada ide yang bisa jadi terinspirasi dari Nasida Ria saat itu. Dan memang kok di muka terlihat lebih oval saat pakai mode peci ini,” jelasnya. 

Menurut dia, ada nilai positif dan negatifnya dengan menggunakan gaya kerudung semacam itu. 

“Positifnya, saya istiqamah dengan gaya saya. Negatifnya monoton dalam gaya berhijab. Apa pun sebutannya yang jelas saya sangat nyaman dengan gaya ini,” lanjutnya.

Ia menceritakan pengalaman saat ia tidak mengenakan kerudung peci di forum Muslimat NU tingkat nasional . Pada saat itulah banyak orang yang tidak mengenalnya. 

“Sampai bertemu di forum tersebut dengan Wakil Rektor UMI Makasar pada saat itu, beliau kaget, lalu nyuruh saya balik lagi ke kamar agar memakai peci," kenangnya. 

Kerudung Teh Ella memiliki kesan tersendiri di kalangan aktivis perempuan NU, misalnya dari pengurus Fatayat NU Jawa Barat, Nia Qolbu. Menurutnya, Teh Ella sudah punya ciri khas tersendiri di dalam berdakwah, yaitu melalui fashion kerudung pecinya.   

“Itu mempunyai daya tarik sendiri sebagai ciri kepribadiannya,” katanya. 

Hal senada disampaikan Ketua IPPNU Jawa Barat Siti Latifah. Menurutnya, Teh Ella mempunya selera dan style dalam berpakaian yang unik, berbeda dari wanita pada umunya.

“Gaya hijabnya yang begitu khas, tidak umum tapi terlihat elegan, sehingga ketika orang lain melihat, maka sudah bisa dipastikan bahwa itu adalah Teh Ella, Ketua PW Muslimat Jawa Barat dan itu menjadi daya tarik beliau,” jelas dara kelahiran Cianjur ini. 

Ia berpendapat, setiap orang punya ciri khas masing-masing dan untuk mempunyai hal seperti itu harus melakukan seperti yang dilakukan Teh Ella.

Pewarta: Nelly Nurul Azizah
Editor: Abdullah Alawi

Nasional Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×