Home Nasional Warta Kuluwung Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Gus Yahya Ungkap Sejumlah Program PBNU Selama Lima Tahun ke Depan

Gus Yahya Ungkap Sejumlah Program PBNU Selama Lima Tahun ke Depan
Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf saat memberikan sambutan pada Konbes NU 2022 di Jakarta, Jumat (20/5) malam. (Foto: Ss Yt TVNU).
Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf saat memberikan sambutan pada Konbes NU 2022 di Jakarta, Jumat (20/5) malam. (Foto: Ss Yt TVNU).

Jakarta, NU Online Jabar
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menjelaskan, kegiatan Konferensi Besar (Konbes) NU 2022 yang dilaksanakan di Hotel Yuan Garden Jakarta Pusat, pada Jumat (20/5) malam merupakan momentum yang sangat mengharukan.


Sebab, yang hadir bukan hanya peserta konbes saja. Dihadiri pula oleh para sesepuh, di antaranya KH Ahmad Mustofa Bisri atau yang akrab disapa Gus Mus, Habib Zein bin Smith dan kiai sepuh yang lainnya.


"Mudah-mudahan ini sungguh-sungguh membawa tambahan berkah bagi kita semua jajaran PBNU khususnya, dan seluruh gelaran Jam'iyah di seluruh Indonesia," ujar Kiai Yahya dalam sambutan Konbes NU 2022 yang disiarkan secara langsung melalui channel Youtube TVNU.


Kiai yang akrab disapa Gus Yahya itu juga mengapresiasi jajaran Tanfidziyah PBNU yang selama empat bulan ini sungguh-sungguh mencurahkan segala yang dimiliki untuk mengerjakan tugas-tugas di lingkungan PBNU.


"Dalam empat bulan ini, teman-teman pengurus tanfidziyah telah berhasil membangun rancangan-rancangan agenda dan program khidmah yang insya Allah akan membuat kita semua seluruh jajaran kepengurusan mulai dari PBNU sampai ke ranting sibuk selama lima tahun kedepan​​​​​​ ini," jelasnya.


Gus Yahya mengungkapkan sejumlah program yang menjadi agenda PBNU dalam waktu lima tahun kedepan seperti agenda program peremajaan sawit rakyat yang akan meliput sampai dengan 80 ribu hektar sawit rakyat di seluruh Indonesia yang melibatkan 130 cabang di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua.


Lalu, agenda program untuk pengembangan kampung-kampung nelayan di 80 titik di seluruh Indonesia. Gus Yahya menjelaskan, kita punya agenda program pengembangan Badan Usaha Milik Nahdlatul Ulama (BUMNU) sampai tahun 2023 sebanyak 220 BUMNU diseluruh Indonesia


Kemudian, agenda program mencetak wirasantri-wirasantri sampai tahun 2024 dengan target sebanyak 10 ribu wirasantri.


Selain itu, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) diseluruh Indonesia akan dilibatkan sebagai pelaksana dari program bimbingan perkawinan.


"Program pelatihan-pelatihan kader sistemnya sudah kita selesaikan dan lain sebagainya yang akan terus bertambah karena masih akan terus bertambah. Karena malam ini kita akan menandatangani nota kesepahaman dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi untuk bekerjasama dengan Nahdlatul Ulama," tegasnya.


Menurutnya, kerjasama yang dilakukan oleh PBNU ini ke depan akan menjadi kerjasama yang strategis.


"Karena di dalam tata kelola jamiyah kita nanti, kita akan menjadikan teknologi khususnya teknologi informasi sebagai tulang punggung dari operasi organisasi ini," jelas Gus Yahya.


Pewarta: Muhammad Rizqy Fauzi

Terkait

Nasional Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×