• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Selasa, 27 Februari 2024

Kota Bandung

Gema Bersholawat, KBNU UIN SGD Bandung Gelar Peringatan Maulid Nabi dan Hari Santri

Gema Bersholawat, KBNU UIN SGD Bandung Gelar Peringatan Maulid Nabi dan Hari Santri
Gema Bersholawat, KBNU UIN SGD Bandung Gelar Peringatan Maulid Nabi dan Hari Santri
Gema Bersholawat, KBNU UIN SGD Bandung Gelar Peringatan Maulid Nabi dan Hari Santri

Bandung, NU Online Jabar
Lantunan shalawat bergema di Masjid Iqomah Kampus 1 Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw dan Peringatan Hari Santri Nasional yang diselenggarakan oleh Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (KBNU) UIN SGD Bandung, Kamis (27/10).

 

Perayaan maulid tersebut dihadiri oleh Rektor UIN SGD Bandung Prof. Dr. H Mahmud, Wakil Rektor I Prof. Dr. H Rosihon Anwar, Wakil Rektor IV Prof. Dr. Hj Ulfiah, jajaran Dekanat, segenap Civitas Akademika, Dosen, Mahasiswa, dan Alumni yang tergabung dalam KBNU UIN SGD Bandung.

 

Perayaan maulid Nabi merupakan salah satu tradisi atau budaya keagamaan yang sudah menjadi rutinitas tahunan yang selalu di rayakan di Negara ini. Hampir seluruh lapisan masyarakat Islam memperingatinya, mulai dari masjid di pusat kota hingga sudut mushala di perkampungan. 

 

Menurut Ketua KBNU UIN SGD Bandung Dr. H Dudang Gojali, esensi daripada peringatan maulid ini yaitu untuk mengingat, meneladani, menghayati dan memuliakan kelahiran Rasulullah Saw.

 

“Dalam tradisi masyarakat Muslim di Indonesia, bulan Rabiul Awal identik dengan perayaan Maulid Nabi, atau momen peringatan hari lahir Nabi Muhammad Saw. Peringatan Maulid Nabi sudah mengakar menjadi objek atau bagian dari tradisi muslim nusantara, tradisi tersebut rutin dilaksanakan untuk mengingat, menghayati dan memuliakan kelahiran Rasulullah Saw,” ujarnya kepada NU Online Jabar, Kamis (27/10)  

 

Digelarnya acara tersebut kata Dr Dudang, sekaligus memperingati Hari Santri Nasional dan silaturahmi dengan warga nahdliyin yang ada di lingkungan kampus UIN SGD Bandung.

 

“Menjalin silaturahmi, memperteguh rasa kekeluargaan dan keakraban antar pengurus KBNU, Dosen, Mahasiswa dan warga nahdliyin yang ada di lingkungan kampus, juga sekaligus memperingati hari santri nasional yang selalu diperingati setiap bulan oktober,” katanya.

 

Hari santri menurut Dr Dudang merupakan apresiasi besar pemerintah yang diberikan pada santri bahwa santri mempunyai andil dan kontribusi besar dalam menciptakan damainya dan majunya peradaban negeri.

 

“Santri yang pada masa kemerdekaan ikut andil membela tanah air, santri saat ini harus bisa menjaga keutuhan negeri. Santri saat ini tidak hanya berkutat mendalami ilmu agama dengan masa depan menjadi kiai, namun santri saat ini banyak kita temukan di beberapa perguruan tinggi dengan mendalami keilmuan yang di inginkannya, dan kiprah santri saat ini banyak ditemukan dalam berbagai profesi, ada yang menjadi pejabat pemerintahan hingga menjadi pengusaha sukses,” terangnya

 

Dr Dudang berharap KBNU UIN SGD Bandung kedepan kader-kadernya semakin bertambah dan semakin maju dan kompak dalam menampilkan identitas ke NU-annya

 

“Kader atau keluarga NU yang tergabung dalam pengurus sampai saat ini ada sekitar 86 itu untuk struktural, namun sebenarnya secara kultural NU di lingkungan UIN ini sangat banyak, hanya saja tidak terdata, kami berharap kedepannya bisa lebih kompak dalam menampilkan identitas ke NU-annya,” pungkasnya.

 

Pewarta: Abdul Manap


Kota Bandung Terbaru