• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Senin, 27 Mei 2024

Kota Bandung

Bey Machmudin Ingin Jabar Jadi Lumbung Pangan Terbesar di Indonesia

Bey Machmudin Ingin Jabar Jadi Lumbung Pangan Terbesar di Indonesia
Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin. (Foto: NU Online Jabar/Agung Gumelar)
Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin. (Foto: NU Online Jabar/Agung Gumelar)

Bandung, NU Online Jabar
Penjabat Gubernur Bey Machmudin menargetkan Jawa Barat untuk menjadi lumbung pangan terbesar di Indonesia pada tahun 2024. Untuk itu, sejumlah upaya pun akan dilakukan demi mewujudkan cita-cita tersebut. 


Salah satu upaya yang dilakukannya adalah memperbaiki sistem tata kelola dan tata niaga pertanian di Jabar secara menyeluruh, bahkan sampai BUMD bisa mengelola cadangan beras.


"Insyaallah tahun ini kalau tercapai target kami bisa mengelola pangan sendiri. Jadi kalaupun terjadi kelangkaan secara nasional, Jawa Barat tidak perlu ikut,” kata Bey saat memimpin rapat koordinasi ketahanan pangan dan produktivitas pertanian Jabar yang digelar secara hybrid di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (18/4/2024) dikutip web Pemprov Jabar.


Bey yakin jika Jabar bisa menjadi yang pertama mewujudkan daerah dengan lumbung pangan terbesar se-Indonesia.


“Kami juga akan menata kembali BUMD yang menangani cadangan beras. Tahun ini kami ingin menjadi yang pertama. Insyaallah dengan semangat para bupati/wali kota insyaallah akan tercapai juga dukungan dari Kementerian Pertanian, juga dari BBWS terkait pengairan," ungkapnya.


Adapun terkait dengan tantangan menuju swasembada pangan yang beragam, Bey mengatakan akan melibatkan unsur mulai mulai bupati/wali kota, koordinasi dengan Sekda Provinsi, Irjen  Kementan. 


Menurutnya, Apabila tantangan tersebut diatasi dengan baik, Bey optimistis target 11 juta ton gabah kering giling (GKG) akan tercapai Desember 2024. 


"(Target) GKG-nya 11 juta, ini masih ada waktu sampai Desember kan, insyaallah tercapai," kata Bey. 


Sementara itu Inspektorat Jenderal Kementan RI Setyo Budianto mengapresiasi inisiasi Penjabat Gubernur Jawa Barat menggelar rakor ketahanan pangan dan produktivitas pertanian. 


Menurutnya, hal ini merupakan langkah penting dalam akselerasi program dan solusi masalah pertanian Jabar. 


Setyo meminta para kepala daerah, kepala dinas, Forkopimda secara berjenjang memberikan intruksi ke bawah untuk memberikan perhatian. 


"Jadi ini bukan hanya urusan pemerintah daerah semata tapi semuanya punya andil, dan peran," pungkasnya.


Kota Bandung Terbaru