• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Selasa, 28 Mei 2024

Daerah

Saat Ketua MUI Kota Depok Kenang Sosok Almaghfurlah KH Achmad Sjaichu

Saat Ketua MUI Kota Depok Kenang Sosok Almaghfurlah KH Achmad Sjaichu
Ketua MUI Kota Depok, KH Ahmad Dimyathi Badruzzaman. (Foto: Abdul Mun'im Hasan).
Ketua MUI Kota Depok, KH Ahmad Dimyathi Badruzzaman. (Foto: Abdul Mun'im Hasan).

Depok, NU Online Jabar
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok KH. Ahmad Dimyathi Badruzzaman, mengungkapkan, sosok Almagfurlah KH Achmad Sjaichu merupakan Kepala Pertama Pesantren Al-Hamidiyah. Hal tersebut diungkapkan saat memberikan sambutan dalam peringatan Haul Almaghfurlah KH Achmad Sjaichu yang ke-27 secara luring, Sabtu (5/2) lalu.

 

Ia teringat saat dirinya dipanggil dengan sebutan Kiai oleh KH Achmad Sjaichu saat berada di Pondok Pesantren Al-Hamidiyah.

 

"Sebutan atau panggilan Kiai dari beliau, Alhamdulillah Tahaddus binni'mah hingga saat ini Al-Faqr dikenal banyak orang sebagai Kiai dan Ketua MUI KOTA Depok beberapa periode, dan yakin ini adalah keberkahan dari sosok Al-Magfurlah KH Sjaichu," ungkapnya kepada para santri yang hadir luring di Masjid Jami Al-Hamidiyah. 

 

ﺃُﺫْﻛُﺮُﻭْﺍ ﻣَﺤَﺎﺳِﻦَ ﻣَﻮْﺗَﺎﻛُﻢْ ﻭَﻛُﻔُّﻮْﺍ ﻋَﻦْ ﻣَﺴَﺎﻭِﻳْﻬِﻢْ

 

"Sebutlah kebaikan seorang yang meninggal dunia dan jangan sekali-kali membuka aibnya (kejelakan),”

 

Kiai Ahmad Dimyati juga menuturkan, beliau merupakan sosok yang diakui oleh tokoh lainnya baik nasional maupun internasional, dengan kemahiran, kecakapan, akhlak, keilmuan yang sanadnya jelas dari ulama, seperti KH Wahab Hasbullah, KH Muhammadun atau Mbah Ma'shum Lasem. 

 

"Beliau sebagai Ketua Umum Ittihadul Muballigin, Ketua Dewan Masjid Sedunia, Presiden Dewan Pusat Organisasi Islam Asia-Afrika (OIAA), dan terakhir sebagai tokoh sentral Kiai Kharismatik di Pesantren Al-Hamidiyah yang Makamnya senantiasa diziarahi oleh para santri dan pecintanya,"

 

Dalam kesempatan yang sama, ia juga menjelaskan, Almaghfurlah yang dermawan, yang kata-katanya sesuai dengan sikapnya, selalu dekat dengan Al-Qur'an dan hingga menjelang akhir hayatnya seminggu dapat mengkhatamkan Al-Qur'an. 

 

"Pesantren ini menjadi bukti keikhlasan beliau dalam berdakwah, menjadikan Islam sebagai ajaran yang luhur dari perilaku dan juga tuturnya, sehingga sampai saat ini keberkahan beliau dirasakan oleh semua pihak, baik keluarga, tetangga, serta santrinya," Pungkas Pengasuh Pesantren Darus Sholihin Bedahan Depok. 

 

Acara Haul ke-27 Pesantren Al-Hamidiyah tersebut juga memasang banyak bendera NU, tiada lain untuk mengenang KH Sjaichu saat menjadi tokoh PBNU. Serta semarak lantunan Ya lal Wathon menggema dengan tabuhan Hadrah Junudur Rasul Santri Putra Pesantren Al-Hamidiyah.

 

Perlu diketahui, hadirnya Buya KH Zainuddin Maksum Ali selaku Mustasyar PCNU Kota Depok menutup rangkaian acara dengan doa yang dipanjatkannya. Selain itu, para pecinta Almaghfurlah yang hadir secara daring, mereka para Alumni terutama Ketua Ikatan Keluarga Alumni Al-Hamidiyah (IKAH), tokoh alim ulama Kota Depok, Civitas Pesantren, sedangkan para santri hadir tatap muka dengan protokol kesehatan. 

 

Pewarta : Abdul Mun'im Hasan
Editor: Muhammad Rizqy Fauzi


Daerah Terbaru