• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Rabu, 21 Februari 2024

Daerah

Rentetan Penghargaan Lakpesdam NU Award di Harlah NU ke-99

Rentetan Penghargaan Lakpesdam NU Award di Harlah NU ke-99
Rentetan Penghargaan Lakpesdam NU Award di Harlah NU ke-99. (Foto: NUJO/Faisal)
Rentetan Penghargaan Lakpesdam NU Award di Harlah NU ke-99. (Foto: NUJO/Faisal)

Sukabumi, NU Online Jabar
Rentetan pemberian penghargaan Lakpesdam NU Award di acara temu kader penggerak NU Sukabumi raya pada Kamis (17/2) kemarin mewarnai peringatan hari lahir (Harlah) NU ke-99 yang diselenggarakan Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Kabupaten Sukabumi. 


Acara yang diselenggarakan di Gedung Sekretariat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sukabumi itu digelar dengan menyesuaikan tema harlah yakni Menyongsong 100 tahun NU: Merawat Jagat Membangun Peradaban.


Pada momen tersebut, Lakpesdam NU Sukabumi memberikan penghargaan kepada Pondok Pesantren Darussyifa Alfitroh (Yaspida Sukabumi), Nurulhuda Cicantayan, Darul Ahkam Kalapanunggal, Alkholiliyah Parakansalak, dan Pondok Pesantren Al-Fatonah. Lakpesdam NU Sukabumi juga memberikan penghargaan kepada Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Paraknasalak, MWCNU Cicantayan, dan MWCNU Kadudampit.


Perhargaan tersebut diberikan kepada pondok pesantren dan MWCNU yang dianggap telah memberikan banyak kontribusinya terhadap perkembangan kader penggerak NU di Kabupaten Sukabumi.


"Izin kepada para kiai kami ingin memberikan penghargaan meskipun tidak seberapa, tidak perlu dilihat fisiknya. Segala dedikasi, pengorbanan serta jerih payahnya dapat menghantarkan kita diakuinya sebagai santri KH Hasyim Asy'ari," ujar Deden Sukendar, Ketua Lakpesdam NU Kabupaten Sukabumi. 


Ajengan muda yang akrab disapa Kang Dasuk itu mengatakan, diberinya penghargaan tersebut untuk menjaga semangat dalam mengawal dan terus berkontribusi terhadap perkembangan kader penggerak NU di Kabupaten Sukabumi. 


Kang Dasuk menyampaikan, dengan adanya Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU), keberadaan dan gerakan NU di Sukabumi semakin nampak ke permukaan dan semakin kuat. Hal itu dibuktikan dengan kontribusi para tokoh dan beberapa pondok pesantren yang ikut berperan aktif dalam perkembangan kader penggerak NU di Kabupaten Sukabumi,


"Tentunya selama ini pergerakan NU di Sukabumi sulit terlihat, namun alhamdulillah setelah sahabat-sahabat menjadi kader dan menyatakan diri dengan sumpah, nampak ruh di setiap lembaga dan badan otonom (Banom) mulai kelihatan walaupun baru berjalan satu tahun," katanya. 


Sementara, Ketua Pelaksana Omay Komarudin dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan itu digelar dalam rangka penguatan kader di setiap zona, terutama penguatan doa dari para masyayikh dalam rangka memuliakan dan menjaga kehormatan warga NU.


"Pada kesempatan ini kader dari masing-masing wilayah perlu penguatan doa terutama dari para masyayikh agar peranan kita dalam memuliakan dan menjaga kehormatan NU diberikan kekuatan," ucapnya.


Dalam kesempatan yang sama, Ketua NU Kabupaten Sukabumi KH Ansori Fudholi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada kader penggerak NU harus saling memperhatikan dan saling menguatkan, agar peran setiap NU bisa terasa untuk masyarakat.


"Setiap warga NU, baik struktural maupun non struktural harus saling memperhatikan dan saling menguatkan, agar peran kita bisa terasa untuk masyarakat. Karena NU hadir bukan untuk warga NU, tapi untuk semua masyarakat," tegasnya.


Acara ini dihadiri Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Sukabumi KH Mahmud Mudrikah Hanafi beserta jajaran pengurus lain, Banom dan Lembaga NU, Camat Cicantayan, Forkominda, Dandim, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik, Kapolres, Kajari, serta Ketua MUI Kabupaten Sukabumi.


Pewarta: Faisal Munawar
Editor: Agung Gumelar

 


Daerah Terbaru