• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Selasa, 5 Maret 2024

Daerah

R Zamzam Rafsanjani: PMII Hadir dan Ikut Menjawab Problematika Bangsa

R Zamzam Rafsanjani: PMII Hadir dan Ikut Menjawab Problematika Bangsa
Pelantikan PMII Rayon Dakwah dan Komunikasi UIN Bandung Cabang Kabupaten Bandung di Aula Gedung Dakwah PWNU Jabar (Foto-NUJO)
Pelantikan PMII Rayon Dakwah dan Komunikasi UIN Bandung Cabang Kabupaten Bandung di Aula Gedung Dakwah PWNU Jabar (Foto-NUJO)

Bandung, NU Online Jabar 
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Cabang Kabupaten Bandung masa khidmah 2021-2022 resmi dilantik di Aula Gedung Dakwah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat, Senin (17/1). Pelantikan tersebut mengusung tema Kolaborasi dan Sinergi dalam Mewujudkan Harmonis Pergerakan.


Usai dilantik, Ketua PMII Rayon Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung Cabang Kabupaten Bandung, Roby Zamzam Rafsanjani mengatakan bahwa sebagai organisasi mahasiswa yang kiprahnya sudah malang melintang dalam perjuangan bangsa, PMII hadir menjadi wadah bagi kaum intelektual muda nahdliyin yang berlandaskan Ahlussunnah wal Jama’ah sebagai landasan pergerakan dan landasan berpikir. 


“Dengan demikian PMII ini tidak hanya hadir sebagai identitas pergerakan saja, melainkan PMII harus hadir dan ikut dalam menjawab problematika yang terjadi di bangsa ini,” ujar Rafsan sapaan akrabnya. 


Rafsan mengatakan, PMII di tataran rayon yang bersentuhan langsung dengan para kader harus mampu memberikan wadah bagi para anggota dan kader untuk menemukan skill dan kompetensi mereka. 


“Maka hari ini, tugas pengurus rayon dakwah dan komunikasi adalah menghantarkan anggota-anggota dan kadernya untuk menemukan skill dan kompetensi mereka,” tegas Rafsan. 


Demisioner PMII Rayon Dakwah dan Komunikasi, Deni Arisandi mengingatkan bahwa sinergi dan kolaborasi bukan hanya antar elemen dan lembaga yang berada di PMII. Akan tetapi, harus juga menjalin sinergi dengan masyarakat.


“PMII harus terus bersentuhan dengan masyarakat, maka kita tidak boleh menutup mata kita dari penderitaan masyarakat, kita tidak boleh menutup telinga kita dari jeritan masyarakat, sehingga pengetahuan yang kita dapat di kampus tidak hilang dan lenyap,” terangnya. 


Sementara itu, Ketua Komisariat PMII UIN Sunan Gunung Djati Cabang Kabupaten Bandung Amiq Fahmi mengungkapkan bahwa PMII Rayon Dakwah dan Komunikasi mempunyai catatan sejarah penting sepanjang adanya PMII di UIN Bandung. PMII Rayon Dakwah dan Komunikasi mempunyai history komitmen yang jelas, terbukti dengan 14 generasi periode kepengurusan. 


“Artinya kita mampu mengadopsi hal lama yang baik dan kemudian mengadopsi hal-hal yang baru yang jauh lebih baik, dan itu perlu diteruskan oleh rayon dakwah dan komunikasi,” katanya. 


Ketua Cabang PMII Kabupaten Bandung Shona Azi mengungkapkan bahwa saat ini PMII Kabupaten Bandung memiliki kader dan anggota yang berjumlah sekitar 1500. Menurutnya, tugas PMII sekarang adalah bagaimana kemudian membentuk kader dan anggota yang berkualitas. 


“Saya kira di rayon dakwah dan komunikasi telahmembuktikan dari berbagai periode kepengurusan rayon dakwah dan komunikasi selalu menyumbang, selalu berpartisipasi, selalu berkontribusi terhadap kemajuan PMII Cabang Kabupaten Bandung,” pungkasnya. 


Hadir pada acara tersebut anggota Bidang Sosial dan Kesejahteraan Masyarakat Pengurus Besar PMII, Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Jawa Barat, Pengurus Komisariat, Demisioner, dan rayon PMII Komisariat UIN Sunan Gunung Djati Bandung Cabang Kabupaten Bandung. 

 

Pewarta: Agung Gumelar


Daerah Terbaru