• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Senin, 15 April 2024

Daerah

Kiai Aim: Meski Badai Menerpa, NU Tetap Tegar dan Memberi Manfaat untuk Bangsa

Kiai Aim: Meski Badai Menerpa, NU Tetap Tegar dan Memberi Manfaat untuk Bangsa
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor KH Aim Zaemudin. (Foto: NUJO/Hakim)
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor KH Aim Zaemudin. (Foto: NUJO/Hakim)

Kabupaten Bogor, NU Online Jabar
Menjelang harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke-96 pada 31 Januari mendatang, Nahdliyin Kabupaten Bogor menggelar istighotsah dan doa bersama di Pondok Pesantren Lansia Darunna’im, Kampung Cisewu, Sukajaya, Jonggol pada Ahad (23/1).


Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor KH Aim Zaemudin mengatakan NU telah banyak memberikan kontribusi besar untuk negara, termasuk ikut berkontribusi dalam rangka kemerdekaan Republik Indonesia.


Kiai Aim juga mengungkapkan bahwa hal itu juga tidak bisa lepas dari peran Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari dengan jargonnya Hubbul Wathon Minal Iman yang kembali membangunkan semangat para pejuang untuk merebut kemerdekaan termasuk para santri dan kiai.


“Dengan semangat para santri dan kiai menjadi tombak kebangkitan jiwa kesatria demi tercapainya kemerdekaan republik indonesia,” ujarnya. 


Nahdlatul Ulama lahir 19 tahun sebelum kemerdekaan Republik Indonesia. Itu artinya, lanjut Kiai Aim, di usianya yang masih remaja NU sudah ikut andil besar dalam perjuangan memerdekaan Republik Indonesia. 


“Apalagi usia NU yang sekarang akan mencapai satu abad, meski badai angin yang menerpa NU dari berbagai sudut, NU akan tetap berdiri tegar dan banyak memberikan manfaat untuk bangsa ini,” tegasnya.


Ia pun berharap agar kepengurusan NU di harlah ke-96 ini semakin baik dan menggaung, serta membumikan NU di Kabupaten Bogor tercinta.


Hadir pada acara tersebut Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Jonggol ustadz Rudi, Ketua Ranting Istimewa Nahdlatul Ulama (RINU) ustadz Nurhadi, aparatur pemerintahan yang diwakili oleh anggota Polsek, dan para Ketua Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Desa se-Kecamatan Jonggol.


Pewarta: Abdul Hakim Hasan 
Editor: Agung Gumelar


Daerah Terbaru