• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Selasa, 27 Februari 2024

Nasional

HAJI 2024

Ibadah Haji Tahun 2024 Indonesia Kembali Dapat Kuota Sebanyak 221.000 Jamaah

Ibadah Haji Tahun 2024 Indonesia Kembali Dapat Kuota Sebanyak 221.000 Jamaah
Ibadah Haji Tahun 2024 Indonesia Kembali Dapat Kuota Sebanyak 221.000 Jamaah (Foto: freepik)
Ibadah Haji Tahun 2024 Indonesia Kembali Dapat Kuota Sebanyak 221.000 Jamaah (Foto: freepik)


Fase puncak ibadah haji 1444H sudah berakhir, kini jamaah haji Indonesia memasuki fase persiapan pulang kembali ke tanah air. Jamaah akan diterbangkan menggunakan maskapai Garuda Indonesia dan Saudia Airlines mulai hari ini, 4 Juli 2023.


Pada tahun depan 2024, Indonesia kembali mendapatkan kuota jamaah sebanyak 221.000, besaran kuota tersebut sama dengan besaran kuota pada tahun ini, namun pada tahun ini Indonesia mendapat kuota tambahan sebanyak 8.000 kuota.


Informasi kuota haji pada tahun 2024 ini disampaikan oleh Pemerintah Arab Saudi. Informasi melalui Surat pemberitahuan kuota haji tahun 2024 ini diserahkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi usai Haflat al-Haj al-Khitamy 1444 H pada 30 Juni 2023.  


"Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah menginformasikan kuota haji 2024 ke sejumlah negara, termasuk Indonesia. Tahun depan, kuota haji Indonesia berjumlah 221.000 jamaah," kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas melalui keterangan persnya, di Makkah, Ahad (2/7/2023). 


Menag Yaqut juga mengungkapkan bahwa beberapa perubahan kebijakan telah dilakukan oleh Pemerintah Arab Saudi di antaranya mengubah penentuan lokasi di Arafah dan Mina (Masyair) bagi suatu negara pada penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M. Menag mengatakan tahun depan tidak ada lokasi khusus untuk negara tertentu di Masyair.


“Tahun depan, Saudi akan memberlakukan kebijakan baru bahwa lokasi di Masyair, utamanya Arafah dan Mina, ditentukan oleh negara yang lebih cepat menyelesaikan semua kontrak dan siap untuk musim haji 1445 H,” terangnya. 


“Menteri Taufiq menginformasikan bahwa penyelesaian kontrak layanan akomodasi dan Masyair ditargetkan pada 25 Februari 2024. Negara yang menyelesaikan kontraknya lebih awal akan mendapat prioritas dalam mengambil dan memilih tempat di Masyair,” sambungnya. 


Berikut tahapan penyelenggaraan haji 1445 H/2024 M: 

  • 30 Juni 2023: Penyerahan dokumen pekerjaan dan pengumuman kuota haji 1445 H 
  • 16 September 2023: Rapat persiapan, pembukaan e-hajj untuk input data, pengumuman daftar perusahaan yang mendapat izin, pembukaan kontrak penerbangan, aktivasi rekening di e-hajj 
  • 4 November 2023: Penyelesaian rapat-rapat persiapan dan paket pelayanan 
  • 8 Januari 2024: Simposium dan pameran pelayanan haji dan umrah 
  • 24 Februari 2024: penyelesaian semua kontrak akomodasi dan layanan Masyair. 
  • 1 Maret 2024: Awal proses penerbitan visa 29 April 2024: Penutupan e Hajj dan penerbitan visa 
  • 9 Mei 2024: Awal kedatangan jamaah haji
     


Nasional Terbaru