Home Nasional Warta Kuluwung Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Gus Nabil Tunjuk dan Lantik 7 Artis sebagai Duta Pagar Nusa

Gus Nabil Tunjuk dan Lantik 7 Artis sebagai Duta Pagar Nusa
Ketua Umum Pagar Nusa Gus Nabil melantik 7 artis sebagai duta Pagar Nusa saat Apel Akbar Pendekar di Sport Hall Tirtonadi, Solo, Jawa Tengah, pada Ahad (22/1/2023) dinihari. (Foto: NU Online)
Ketua Umum Pagar Nusa Gus Nabil melantik 7 artis sebagai duta Pagar Nusa saat Apel Akbar Pendekar di Sport Hall Tirtonadi, Solo, Jawa Tengah, pada Ahad (22/1/2023) dinihari. (Foto: NU Online)


Bandung, NU Online Jabar
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nabil Haroen menunjuk tujuh artis sebagai duta Pagar Nusa untuk penguatan organisasi. Pengangkatan duta Pagar Nusa ini dilakukan di tengah agenda Apel Akbar Pendekar di Sport Hall Tirtonadi, Solo, Jawa Tengah, pada Ahad (22/1/2023) dinihari. Apel Bersama pendekar Pagar Nusa ini dalam rangka persiapan Jalan Sehat Menuju 1 Abad NU. 


Tujuh artis yang menjadi Duta Pagar Nusa, yakni Abah Lala, Yudit Nurvita, Anisa Rahman, Arul Efansyah, Wafiq Azizah, Tegar Haqqullah Akbar dan Dadang WS. Tujuh nama ini merupakan artis papan atas dalam genre musik masing-masing. 


Gus Nabil, sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa penunjukan Duta Pagar Nusa menjadi bagian strategi organisasi untuk memperluas branding dan pengaruh ke publik, serta mengajak artis-artis terlibat langsung khidmah untuk organisasi.


"Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama menobatkan tujuh artis sebagai duta Pagar Nusa. Nama-nama artis ini yang selama ini bekerja bersama dengan kami dalam bidang kreatif dan musik. Saya sendiri bersahabat dengan mereka, komitmennya untuk Pagar Nusa dan Nahdlatul Ulama luar biasa," ungkap Gus Nabil sebagaimana diberitakan NU Online


Selain itu, Nabil Haroen menegaskan bahwa Pagar Nusa menjadi ruang bersama bagi talenta-talenta bidang musik untuk khidmah bersama di Nahdlatul Ulama. "Pagar Nusa ini memang organisasi para pendekar yang mengembangkan pencak silat. Tapi kami juga mengajak talenta-talenta terbaik di bidang musik untuk ikut membesarkan Pagar Nusa dan khidmah di Nahdlatul Ulama," terangnya.


Nabil Haroen juga menyampaikan betapa banyak artis-artis yang ingin ikut khidmah di Pagar Nusa dan Nahdlatul Ulama. "Kami ingin ada proses kreatif bersama, tidak sekedar bergabung. Tujuh duta Pagar Nusa saat ini sedang berkolaborasi menggarap karya musik untuk Nahdlatul Ulama, saat ini proses sedang berlangsung, kita tunggu saja."  


Beberapa tahun lalu, Pagar Nusa juga telah menobatkan musisi Didi Kempot menjadi Duta Pagar Nusa. "Almarhum Didi Kempot sangat bangga menjadi Duta Pagar Nusa. Beliau keliling Indonesia ketika konser menyebut bangga dengan Pagar Nusa. Ini luar biasa, berdampak besar bagi organisasi. Insya Allah Mas Didi Kempot wafat dalam keadaan menjadi pejuang NU," ungkap Nabil. 


Pagar Nusa Nahdlatul Ulama baru saja melangsungkan Kongres IV pada awal Desember 2022 lalu. Saat ini, kepengurusan sedang dibentuk dan proses pengajuan SK resmi kepada PBNU. Pelantikan pengurus baru akan dilangsungkan setelah momentum Idul Fitri tahun 2023 ini. 


"Sebelum pelantikan, kami akan menyelenggarakan serangkaian FGD dan diskusi internal untuk penguatan organisasi. Kami juga senantiasa mengikuti dawuh Gus Yahya Ketua Umum PBNU, dalam gerak bersama membangun peradaban," jelas Nabil. 


Sementara itu, Anisa Rahman menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk menjadi duta Pagar Nusa. Hal tersebut diungkapkan melalui akun Instagram resminya @anisarahmaan.


“Alhamdulillah terima kasih @pagarnusa.or.id & Gus @nabilharoen atas kesempatan & kepercayaannya yang telah diberikan,” tulisnya dalam keterangan foto bergambar dirinya menerima mandate dari Gus Nabil yang diunggah pada Ahad (22/1/2023). 


“Semoga selalu solid serta selalu dalam keberkahan & lindungan Allah SWT. Aamiin YRA..,” harapnya. 


“Siapa Kita! Pagar Nusa Pagar Nusa! Laa Ghaliba illa bilLah NKRI! Harga Mati. Bela Kiai ! Sampai Mati,” pungkasnya.


Editor: Abdul Manap

Nasional Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×