• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Selasa, 16 April 2024

Nasional

Dirjen Pendis Kemenag RI Ungkap Pentingnya Glorifikasi Capaian Santri dan Pesantren

Dirjen Pendis Kemenag RI Ungkap Pentingnya Glorifikasi Capaian Santri dan Pesantren
Dirjen Pendis Kemenag RI Ungkap Pentingnya Glorifikasi Capaian Santri dan Pesantren
Dirjen Pendis Kemenag RI Ungkap Pentingnya Glorifikasi Capaian Santri dan Pesantren

Kota Bandung, NU Online Jabar
Melalui Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia menggelar Kopdar Pengelola Media Pesantren untuk Penguatan Moderasi Beragama dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2023 yang bertempat di Kimaya Hotel Kota Bandung selama tiga hari, mulai Sabtu-Senin (16-18/9/2023). Kegiatan dalam pembukaan kegiatan Dirjen Pendis Kemenag RI H M Ali Ramdani, Plt Direktur PD Pontren Waryono, Staff Khusus Menag RI H Mohammad Nuruzaman, Tenaga Ahli Kemenag RI,  Kasubdit, dan puluhan media pesantren.

Dalam kesempatan tersebut,  Dirjen Pendis Kemenag RI H M Ali Ramdani mengatakan, Hari Santri Nasional merupakan momentum untuk mengglorifikasi capaian para santri.


"Kita beri ruang kepada pondok pesantren agar memiliki makna lebih dari apa yang telah mereka lakukan," jelasnya.
 
Ali mengungkapkan pentingnya melakukan glorifikasi kepada santri. Menurutnya, santri selalu melakukan berbagai kebaikan dalam segala hal.

Akan tetapi, sambungnya, berbagai kebaikan yang dilakukan para santri selama ini hanya mengisi ruang kosong di antara masyarakat. Sehingga, kebaikan para santri tidak diketahui khalayak luas.

"Sementara jika terdapat kejadian kecil yang sedikit mengganggu, maka hal tersebut menjadi bahasan di ruang publik," imbuhnya.

Ali mengungkapkan, salah satu kebaikan pesantren adalah kemandiriannya di bidang ekonomi. Menurutnya, kemandirian pesantren dalam mengelola perekonomian perlu mendapatkan apresiasi lebih dari masyarakat.

Selain itu, pria kelahiran Garut tersebut menuturkan bahwa para santri tidak hanya pintar dalam bidang agama, namun juga ilmu sains seperti kedokteran. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya hampir 1000 orang lulusan Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) yang berhasil menjadi dokter.

"Layak bagi masyarakat untuk tahu, sehingga apresiasi masyarakat terhadap pondok pesantren lebih nampak," tuturnya.

Oleh karena itu, Ali menyatakan pihaknya senantiasa mendorong upaya dalam mensukseskan Hari Santri Nasional, demi mengubah pandangan orang terhadap pondok pesantren sebagai tempat yang kuno, menjadi sebuah episentrum pendidikan dengan mengungkit sejumlah prestasi yang telah dihasilkan oleh pondok pesantren.


Nasional Terbaru